Deskripsi Banner
Deskripsi Banner
Politik Birokrasi

Krisis Udara Timur Tengah: 20 Maskapai Hentikan Penerbangan ke Saudi, Jadwal Jamaah Umrah Terancam

Avatar
×

Krisis Udara Timur Tengah: 20 Maskapai Hentikan Penerbangan ke Saudi, Jadwal Jamaah Umrah Terancam

Sebarkan artikel ini
maskapai batalkan penerbangan ke Saudi

Memo, Jakarta — Sebanyak 20 maskapai penerbangan internasional resmi menangguhkan atau membatalkan rute penerbangan dari dan menuju Arab Saudi menyusul eskalasi konflik keamanan akibat serangan kelompok milisi Houthi dari Yaman yang memicu kekhawatiran global.

Meskipun Bandara Internasional King Khalid di Riyadh telah dibuka kembali secara terbatas, gelombang pembatalan masif ini berdampak langsung pada terundurnya jadwal perjalanan ribuan calon jamaah umrah dari berbagai negara, termasuk Indonesia.

Sejumlah maskapai besar dunia mengambil langkah pengamanan ketat dengan memperpanjang masa penangguhan rute. Etihad Airways menghentikan rute ke Riyadh dan Dammam hingga 5 November 2026, sementara Cathay Pacific mengambil tindakan ekstrem dengan membekukan penerbangan ke Riyadh hingga Januari 2027.

Maskapai regional seperti Emirates, Qatar Airways, hingga maskapai berbiaya hemat Scoot turut memangkas frekuensi dan menutup rute penerbangan menuju kota-kota suci guna menghindari risiko ancaman keamanan di ruang udara kawasan Timur Tengah.

Menghadapi situasi darurat ini, otoritas terkait mengimbau para calon jamaah umrah serta pelancong agar senantiasa berkoordinasi secara aktif dengan agen perjalanan resmi guna memantau pembaruan jadwal keberangkatan penerbangan.