250 Santri Dari 4 Daerah Mendapatkan Pelatihan Tentang bisnis digital

250 Santri di 4 daerah Mendapatkan Pelatihan Tentang bisnis digital

MEMO | 250 Santri di 4 daerah Mendapatkan Pelatihan Tentang bisnis digital
One-stop platform pendukung gaya hidup Islami milik Shopee, yakni Shopee Barokah, menggelar pelatihan mengenai bisnis digital ke 250 santri dari 100 pesantren di empat daerah, sebagai bagian dari program “Dari Pesantren untuk Pesantren” yang bertujuan meningkatkan keterampilan digital para santri.

Direktur Shopee Barokah, Bukhori Muslim mengatakan bahwa program “Dari Pesantren untuk Pesantren” merupakan salah satu perwujudan komitmen #ShopeeAdaUntukSemua yang juga turut menyukseskan program pemerintah dalam pemerataan dan peningkatan literasi digital santri menuju era Society 5.0.

Bacaan Lainnya

“Sejalan dengan komitmen untuk menghubungkan kebaikan melalui teknologi, Shopee Barokah ingin menjadi media yang mempertemukan produk-produk unggulan buatan santri kepada seluruh masyarakat Indonesia melalui teknologi digital kami,” kata Bukhori melalui keterangan resmi yang diterima ANTARA di Jakarta, Senin.

Ia menambahkan, program tersebut akan memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi para Santri untuk bisa memotivasi dan mengajarkan santri-santri lain di lingkungannya agar bersama bisa berkembang melalui peningkatan literasi digital yang diberikan.

Para santri yang dilatih melalui program tersebut telah memiliki bisnis dengan jenis produk yang dimiliki, seperti sabun pencuci motor, madu alami, kue kering, kopi, olahan hasil bumi, dan masih banyak lagi.

Dengan demikian, pelatihan diharapkan dapat membantu mereka memperluas jangkauan penjualan produk mereka hingga ke seluruh kota di Indonesia, melalui platform Shopee Barokah, yang juga menjadi salah satu sumber ekonomi untuk santri.

Salah satu santri dari Pondok Pesantren Al-Muayyad Solo, Abdul Rozaq, misalnya, telah memiliki produk berupa sarung batik hasil buatan santri. Produknya pun sudah dijual antar teman dan lingkungan pesantren, namun belum melalui online. Untuk itu, ia pun bersyukur bisa mengikuti pelatihan sehingga dapat memaksimalkan penjualannya.

“Saya bersyukur sekali bisa mendapatkan pengetahuan ini yang akan langsung saya terapkan agar produk sarung batik saya dapat menjangkau pasar yang lebih luas lagi dan tepat sasaran melalui Shopee Barokah,” katanya.

Pos terkait