“Materi yang diberikan mencakup teori di kelas dan praktik lapangan. Misalnya, bagaimana langkah awal dalam menangani kecelakaan, atau apa yang harus dilakukan jika menemukan kasus patah tulang,” tambah Shofa.
Di hari terakhir, pelatihan ini ditutup dengan simulasi skenario bencana alam, yang dirancang untuk menguji kesiapan para relawan dalam menghadapi situasi nyata.
Baca Juga: Daftar Lengkap 27 Pejabat Tulungagung Diperiksa KPK Terkait Skandal Aliran Dana Pemerasan
Melalui kegiatan ini, Dompet Dhuafa berharap dapat meningkatkan kemampuan dan kesiapsiagaan para relawan. Dengan begitu, ketika terjadi bencana, para relawan dapat memberikan respons yang cepat dan tepat untuk membantu masyarakat yang terdampak.
“Kami berharap para relawan dapat lebih sigap dan tanggap menghadapi bencana, sehingga mereka mampu memberikan penanganan yang maksimal di lapangan.
Baca Juga: Kabar Gembira Mei 2026: Intip Rincian Gaji dan Tunjangan Pensiunan PNS Golongan IIIb












