Komisi Dakwah Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Wadah Silaturohim Indonesia (WASATHI) Gelar Pendidikan Khatib Wasathi di Gedung Majelis Ulama Indonesia Pusat, Sabtu (8/1/2022).
Baca Juga: 4 Cara Meningkatkan Khusyuk Saat Ibadah Sholat Menurut Ustadz Annisaroni
Ketua Komisi Dakwah MUI KH Ahmad Zubaidi mengatakan pelaksanaan pendidikan khatib washati ini bertujuan untuk mengkader khatib agar berwawaaan wasathiyah. “Berwawasan wasathiyah berarti berwawasan moderat, tidak cenderung ke kanan atau ke kiri apalagi ekstrim kanan atau ekstrim kiri,”ujar dia sebagaimana dikutip dari Republika
Baca Juga: Panduan Ibadah Malam Nisfu Syaban 2026 Lengkap Jadwal Doa dan Amalan Sunnah
Standar wasathiyah yang digunakan adalah sesuai dengan ijtihad MUI tentang Islam Wasathiyah yang didalamnya terdapat 10 karakteristik. Kesepuluh karakteristik ini yang nantinya ditanamkan kepada khatib di Indonesia.












