Menurut Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri, beliau memberikan 10 tips yang bisa dilakukan untuk mencari malam Lailatul Qadar di 10 malam terakhir Ramadhan, diantaranya sebagaimana yang tertulis berikut ini:
1. Jaga sholat Isya dan Subuh berjamaah
Sejak awal bulan Ramadhan, sebagian besar, umat Islam dunia sudah melakukan sholat Isyak berjamaah. Menjaga sholat Isyak berjamaah menjadi hal yang wajib. Pasalnya, sholat Isyak berjamaah, menjadi satumata rantai dengan sholat taraweh berjamaah.
Baca Juga: Panduan Ibadah Malam Nisfu Syaban 2026 Lengkap Jadwal Doa dan Amalan Sunnah
Hal yang harus dijaga selama bulan Ramdhan ini adalah, melakukan sh0lat subuh secara berjamaah pula. Menjaga sholat isyak dan subuh menjadi sesuatu yang lebih penting selama dalam bulan suci ini.
2. Sholat Tarawih berjamaah
Seperti sholat isyak, sholat taraweh, langsung dilakukan secara berjamaah. Sholat tarawih ini, dilakukan setelah melakukan sholat isyak berjamaah pula. Sebagian besar, ummat muslim dunia, melakuan sholat taraweh berjamaah, sesaat setelah sholat ishak berjamaah pula.
3.Perbanyak baca Qur’an, minimal 100 ayat setiap malam
Di sepanjang sejarah , tradisi membaca Alquran, selalu dilakuan oleh sebagian ummat muslim, selama bulan Ramdhan. Di beberapa masjid dan mushola, kebiasaan baca Qur’an ini disebut dengan tadarus. Orangh jawa menyebut nderes. Artinya, membaca AlQur’an secara rutin dan dilakukan secara terus menerus.
Khusus menjemput malam lailatul qodar ini, membaca Qur’an, diutamakan minimal 100 ayat setiap malam. Harapan membaca ayat ayat suci AlQur’an, minimal 100 ayat setiap malam di bulan Ramadhan, khususnya 10 malam terakhir, akan mendapatkan malam lailatul Qodar.
Baca Juga: Saat Dentuman "Horeg" Mengusik Ketenangan dan Mengundang Fatwa MUI Jatim
4.Perbanyak doa, khususnya:
“Allahumma innaka ‘afuwwun, tuhibbul ‘afwa, fa’fu anni”
Diriwayatkan dari ‘Aisyah ra ia berkata: Saya bertanya: “Wahai Rasulullah, Maukah engkau memberi tahu aku apa malam lailatul qadar itu dan apa yang harus aku baca pada malam itu? Rasulullah berkata: Ucapkanlah do’a, Allahuma innaka ‘afuwwun kariim tuhibbul-‘afwa fa’fu ‘anni, (Ya Allah, Engkau Maha Pemaaf dan Pemurah, dan menyukai memberikan maaf, maafkanlah aku). Ia mengatakan ini adalah hadits hasan shahih.” (HR At-Turmudzi)
5.Perbanyak muhasabah, istighfar, taubat
Muhasabah berasal dari kata hasibah yang artinya menghisab atau menghitung.Dalam penggunaan katanya, muhasabah diidentikan dengan menilai diri sendiri atau mengevaluasi, atau introspeksi diri.
Tobat adalah pengakuan penyesalan, pencabutan terhadap perbuatan masa lalunya yang kelam), dan itikad manusia untuk tidak membinasakan (mengulang-ulangi) dosa yang telah diperbuatnya. Oleh karenanya tobat itu dapat menghilangkan perbuatan dosa
6.Perbanyak dzikir, khususnya di akhir tengah malam
Memperbanyak dzikir pada saat tengah malam, menjadi tuntunan yang harus diamalkan oleh setiap muslim dunia. Pada momen lailatul qodar, khususnya 10 malam terahir di bulan suci Ramdhan ini, bacaan dzikir menjadi bacaan yang paling utama, khususnya pada akhir tengah malam.
7. Membaca 2 ayat terakhir Surat Al- Baqarah
Disebutkan dalam hadis, bahwasanya Nabi Muhammad Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda siapa yang membaca dua ayat terakhir dari surat Al-Baqarah pada waktu malam, maka ia akan diberi kecukupan.
“Siapa yang membaca dua ayat terakhir dari surat Al-Baqarah pada malam hari, maka ia akan diberi kecukupan.” (HR. Bukhari no. 5009 dan Muslim no. 808)
8. Berpenampilan terbaik (mandi, baju bagus, pakai parfum)
Seseorang yang memakai parfum akan mendapat pahala berupa diampuni dosa-dosanya. Nabi SAW menegaskan, “Barangsiapa yang mandi pada hari Jumat, sikat gigi, memakai parfum, dan memakai pakaian paling bagus yang dimilikinya, lalu pergi shalat Jumat dan tidak melangkahi bahu orang, lalu shalat sunah dan mendengarkan khutbah sampai selesai, serta tidak berbicara, maka diampuni dosanya antara Jumat itu dan Jumat sebelumnya.” (HR. Ahmad).
9. Bangunkan keluarga
Membangunkan anggota keluarga, untuk melakukan perbuatan baik dan amalan amalan di bulan suci Ramadhan, merupakan tradisi dan gaya hidup muslim , sejak dulu. Membangunkan keluarga, memiliki tujuan untuk melakukan kegiatan ibadah bersama sama, khususnya momentum bulan suci ramadhan. Apalagi, jika membangunkan anggota keluarga itu dalam rangka menjemput malam lailatul qodar di bulan suci Ramadhan.
10.Lakukan semua ibadah dengan keimanan dan keyakinan, antusias dan bahagia
Apapaun amalan dan ibadah yang dilakukan selama bulan suci Ramadhan ini, jika tidak disertai dengan keimanan dan keyakinan, maka hasilnya akan sia sia. Apalagi, menjelang 1o malam terakhir bulan Ramadhan ini, harus dijalankan dengan cara sungguh sungguh dengan antusias yang tinggi serta ditopang dengan rasa yang bahagia.












