Example floating
Example floating
Home

Wow! 7 Arca Kuno dari Abad ke-8 hingga 15 Dihibahkan ke Kemenkebud, Ini Sejarah dan Maknanya

Avatar
×

Wow! 7 Arca Kuno dari Abad ke-8 hingga 15 Dihibahkan ke Kemenkebud, Ini Sejarah dan Maknanya

Sebarkan artikel ini

Arca ini memperlihatkan momen heroik ketika Durga menaklukkan Mahisasura, yang dalam wujudnya sebagai banteng, sedang berusaha dilumpuhkan.

5. Arca Rsi Agastya – Penyebar Ajaran Hindu

Rsi Agastya adalah seorang resi besar yang berperan dalam penyebaran ajaran Hindu. Dalam arca ini, ia digambarkan dengan perut buncit, merujuk pada mitos di mana ia meminum seluruh air lautan untuk mengalahkan kejahatan.

Baca Juga: Pakar Hukum Sebut Rekrutmen Perangkat Desa Kabupaten Kediri Tahun 2023 Cacat Hukum

Di sampingnya, terdapat dua tokoh pendamping dalam posisi jongkok, masing-masing membawa kendi, yang melambangkan pengetahuan dan kebijaksanaan.

6. Arca Bhima Werkudara – Ksatria Pandawa yang Gagah Berani

Bhima, salah satu tokoh utama dalam kisah Mahabharata, merupakan anak kedua dari lima Pandawa. Dalam arca ini, Bhima digambarkan mengenakan mahkota, perhiasan khas, serta kain dengan motif kotak yang menjuntai.

Baca Juga: PSHWTM Ranting Rungkut Surabaya Bagikan 1.903 Takjil, Usung Tema "Silat Menyehatkan Raga, Berbagi Menguatkan Jiwa"

Bhima dikenal sebagai ksatria yang gagah berani dan berhasil membunuh Raja Duryodana dalam pertempuran Bharatayudha. Keberaniannya membuatnya dipuja sebagai sosok yang telah mencapai kesempurnaan hidup.

7. Arca Nandi – Kendaraan Dewa Siwa

Arca ini menggambarkan Nandi, sapi jantan yang menjadi kendaraan Dewa Siwa. Nandi ditampilkan dalam posisi mendekam dengan kaki terlipat di atas alas berbentuk oval. Salah satu ciri khasnya adalah punuk besar di punggungnya, yang menandakan kekuatan dan kesetiaan kepada Siwa.

Baca Juga: Ketua Pengadilan Tipikor Dilempar Kursi - Gara Gara Tak Adil Menjadikan Terdakwa

Upaya Pelestarian Warisan Budaya Nusantara

Dengan diterimanya hibah arca-arca ini, Kemenkebud berkomitmen untuk menjaga, merawat, dan menampilkan peninggalan bersejarah ini kepada publik. Keberadaan arca-arca ini tidak hanya memperkaya khasanah sejarah Nusantara, tetapi juga menjadi bukti kejayaan peradaban Hindu-Buddha di Indonesia.