
Kediri, Memo.co.id
Baca Juga: Sidang Tipikor Ungkap Perusahaan Anggota DPRD dari PDIP Kediri, Borong Proyek Konsumsi hingga Laptop
Wanita hamil di luar nikah, diduga warga sekitar wilayah Semen tega membuang orok bayi dan dikubur di kaki Gunung Wilis, tepatnya di tegalan jurusan Puhsarang – Desa Jurang Joho. Orok bayi itu dikubur namun tidak begitu dalam, sehingga belum sampau kering, bau busuk menyengat sekitar lokasi.
Melalui bau busuk tersebut, salah seorang warga desa setempat mencium aroma tidak sedap. Paidi, yang setiap hari mencari rumput di pinggiran kaki gunung Wilis itu terkejut, setelah sumber baunya dari sebuah kuburan kecil . Karena penasaran dia berusaha mengorek ngorek gundukan tanah itu hingga memunculkan orok dengan bau yang sangat menyengat hidung.
Baca Juga: Pengakuan Mantan Dosen Uniska Kediri Jadi Otak Manipulasi Nilai Seleksi Perangkat Desa
Paidi langsung melaporkan kejadian tersebut ke warga sekitar . Oleh warga, penemuan orok bayin itu juga langsung dilaporkan ke Polsek Semen untuk mendapatkan tindak lanjut dari kepolisian.
“Setelah menerima laporan dari warga, kami langsung datang ke lokasi untuk memastikan. Ternyata benar di dalam kuburan di tengah tegalan tersebut adalah Orok bayi. Akhirnya kami evakuasi ke rumah sakit,” kata Bhabinkamtibmas Puhsarang Bripka Sumaryono, Selasa (20/6/2017).
Baca Juga: Kepala Dinsos Menyerah, Paska Ancaman Demo Puluhan Kepala Desa se Kecamatan
Diduga, orok bayi tersebut sengaja dikubur oleh orangtuanya karena tidak menghendaki bayinya hidup. Dugaan lain,m orok bayi tersebut hasil hubungan gelap, sehingga untuk menaggung malu, orok bayi dikubur di lereng kaki gunung wilis. Diduga, pelaku tinggal di sekitar Semen, karena mengenal lokasi di kawasan tersebut. ( dmr )












