Ketika hujan mengguyur bebatuan trovant, air hujan akan bereaksi dengan kandungan mineral dari batu sehingga bagian dalam batu itu keluar sehingga membuat batu tampak mengembang.
Tentu saja pertumbuhan batu itu berlangsung amat sangat lambat. Diperkirakan batu itu tumbuh 5 sentimeter dalam 1.200 tahun. Jangan harap bisa melihat pertumbuhan batu ini dalam video timelapse.
Baca Juga: Viral ! Jokowi Curhat Ditinggal Pendukungnya, Jelang Lengser ; Datang dan Pergi Rame rame
Batu trovant biasanya berbentuk bulat telur atau bulat meski bisa juga berbentuk lain.
“Tujuh juta tahun lalu ada delta di tempat tambang batu saat ini berada. Delta ini mengandung sedimen, terutama batu pasir yang terbawa arus sungai prasejarah melintasi benua. Akhirnya berbagai zat mineral itu larut dan tersebar di daerah cekungan bebatuan dan pasir di daerah ini,” kata Florin Stoican, manajer Taman Nasional Buila-Vanturarita.
Baca Juga: Tausiyah Gus Baha tentang Surga dan Neraka Jadi Viral, Ini Penjelasannya












