Hal senada dikatakan Kades Kampungbaru, Susilo Dwi Prasetyo bahwa sumber dana hadiah paket pembangunan infrastruktur senilai Rp 100 juta akan diambilkan dari dana desa tahun 2026.
” Kita anggarkan di perubahan anggaran keuangan ( PAK) tahun 2026,” beber Susilo.
Baca Juga: Team Baksos AWN Jadi Burbershop Dadakan, Tiga ODGJ Jalanan Dicukur Rapi

Ditanya tujuan pawai budaya berhadiah ini dijelaskan SDP panggilan akrab Kades Kampungbaru ada dua poin. Yaitu sebagai pendorong agar menjadi semangat warga untuk partisipasinya dan sebagai apresiasi atas semua pengorbanannya.
Baca Juga: Kesandung Perkara Korupsi APBDES, Kades Dadapan Dituntut 1 Tahun 10 Bulan Penjara
” Tujuan diadakannya pawai budaya agar bisa menjadi media ekspresi kreativitas masyarakat dalam menampilkan karya seni
juga diharapkan bisa menjadi hiburan positif atau tontonan yang bermanfaat sekaligus juga sebagai media meningkatkan rasa kebersamaan dan jiwa persatuan masyarakat,” papar SDP.

Baca Juga: Jelang Lebaran, Protes Jalan Rusak Jadi Trend Publik , Dinas PUPR Kewalahan Terima Laporan
Untuk diketahui jarak tempuh pawai budaya berhadiah kali ini sejauh 1,2 kilometer. Peserta pawai diberangkatkan dari Dusun Takat sekitar pukul 12.00 WIB. Dan masuk garis finish di Dusun Koripan.
Sekadar diketahui, dengan besarnya hadiah yang menggiurkan itu membuat para kelompok peserta pawai budaya ” adu kreasi dan ekspresi “. Harapanya selain menghibur juga bisa meraih hadiah paket infrastruktur senilai Rp 100 juta.

Dari masing masing kelompok peserta menampilkan kreasi yang beragam. Mulai dari kreasi edukasi ( pakaian adat), kreasi humoris , kreasi kritikan sosial ( patung tikus berdasi, kelompok dancer dengan diiringi musik DJ dan masih banyak jenis kreasi yang ditampilkan.Yang pasti suasana pawai budaya kampungbaru tahun ini heboh dan berbeda konsep.
Ada tampilan patung raksasa Ogoh Ogoh bali, Bajul ijo lambang suporter sepakbola, sejumlah sound horex bersama dancer mengenakan kostum indian, cowboy, suku dayak dan tampilan dua robot monster. ( Adi)












