Deskripsi Banner
Deskripsi Banner
BLITAR

Truk Sampah Barengi Jam Berangkat Sekolah Diprotes Warga

Prawoto Sadewo
×

Truk Sampah Barengi Jam Berangkat Sekolah Diprotes Warga

Sebarkan artikel ini

Blitar, memo.co.id.

Masyarakat sekitar Jalan Mojopahit Lingkungan Bendil Kelurahan Sananwetan dan Lingkungan Ngrebo Kelurahan Gedog Kecamatan Sananwetan memprotes truk sampah yang lewat di sepanjang jalan tersebut.

Baca Juga: Ricuh di Depan DPRD Blitar, Mahasiswa Soroti MBG dan KDMP, Ketua Dewan Turun Tangan

Pasalnya, selain bau menyengat, truk-truk tersebut menjadikan jalanan macet. Apalagi, belasan truk hilir-mudik disaat jam pemberangkatan anak sekolah. Meski Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Blitar sering mendapatkan laporan, seolah tidak menanggapi keluhan warga. Hal ini disampaikan Suharmani, salah satu tokoh lingkungan Bendil.

“Disini ada dua RW yang dilewati truk-truk sampah. Dulu setelah rapat ketua RW 5, 4 dan 6, keluhan warga sudah saya sampaikan ke dinas. Tapi hingga sekarang tetap menggangu. Sekarang kepala dinasnya siapa,” jelas Suharmani balik tanya.

Baca Juga: Tiga Terpidana Lakukan Pengembalian Uang Korupsi Dam Kalibentak Blitar

Lebih lanjut, mantan Kapolsek Sananwetan ini meminta pemangku kebijakan proaktif menyikapi hal ini. “Warga hanya meminta saat jam sekolah, jam 06.00 WIB sampai pukul 07.00 WIB jangan ada truk sampah yang lewat. Karena jalan tersebut padat saat jam sekolah,” imbuhnya.

Hal senada disampaikan Nugroho, pemerhati lingkungan setempat. Tokoh muda lulusan Universitas Brawijaya Malang itu pun mengapresiasi protes masyarakat.

Baca Juga: Mulai Dikerjakan! Jembatan Garuda Blitar Target Selesai Dua Bulan

“Ini TPA Kota Blitar sudah overloud. Limbahnya sudah kemana-mana. Apalagi saya mendengar cairan anti bau sudah tidak dianggarkan lagi. Dampaknya truk-truk pengangkut sampah menimbulkan bau sepanjang jalan. Ya ini dinas terkait harus bertanggungjawab,” bebernya.

Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Kota Blitar Yudi Meira dikonfirmasi melalui ponsel masih dalam perjalanan. “Kalau ada permasalahan soal TPA dan meresahkan masyarakat, segera kami lakukan Sidak ke lokasi,” ungkapnya. Sedangkan, kepala DLH Kota Bliar dihubungi melalui ponsel tidak diangkat dan tidak ada jawaban meski ponselnya berdering. (Pra)