Memo, Malang — Seorang mahasiswa STIKes Kendedes Malang berinisial A (27) tewas bersimbah darah setelah menjadi korban penikaman yang dilakukan oleh rekan sesama mahasiswa di kompleks asrama laki-laki kampus tersebut, Jalan Raden Panji Suroso, Kota Malang, pada Selasa (19/8/2026) siang. Peristiwa berdarah yang dipicu oleh pertikaian antarmahasiswa ini langsung menggemparkan lingkungan akademik dan warga sekitar.
Petugas kepolisian dari Polresta Malang Kota yang menerima laporan masyarakat langsung bergerak cepat menuju tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan olah tempat kejadian serta mengamankan area. Pelaku penikaman yang juga merupakan rekan korban berhasil diringkus tanpa perlawanan dan langsung digelandang ke kantor polisi guna menjalani pemeriksaan intensif.
Kapolresta Malang Kota Kombes Danang Setiyo Pambudi Soekarno membenarkan adanya peristiwa berdarah yang merenggut nyawa mahasiswa asal Indonesia timur tersebut akibat luka tikaman di bagian perut. “Korban meninggal dunia,” ujar Kombes Danang, Rabu (19/8/2026).
Hingga saat ini, penyidik Satreskrim Polresta Malang Kota masih mendalami motif pasti serta kronologi lengkap di balik pertikaian maut yang terjadi di asrama STIKes Kendedes Malang ini. Polisi berkomitmen mengusut tuntas kasus penikaman sesama mahasiswa tersebut untuk proses hukum lebih lanjut.
Akses Gratis tiap pekan, Majalah Memo digital, e-Book Memo dan e-Course Memo Talenta , via Group WA Klikdisini, atau TELEGRAM Klikdisini












