MEMO, Jakarta: Kemacetan arus balik libur Iduladha 2023 di Tol Jakarta-Cikampek (Japek) menjadi perhatian serius bagi pengelola jalan tol dan pihak terkait.
Dalam upaya mengurai kemacetan tersebut, polisi, Kementerian Perhubungan, dan stakeholder terkait telah menyiapkan beberapa alternatif rekayasa lalu lintas.
Baca Juga: Syawalan 1447 H di Ponpes Wali Barokah, Dandim 0809/Kediri Pesankan Ini
Penerapan Contraflow atau penggunaan dua jalur searah menjadi salah satu strategi yang digunakan untuk memperlancar arus lalu lintas.
Selain itu, polisi juga membatasi lalu lintas kendaraan barang di jalan tol dan jalan arteri.
Dengan langkah-langkah ini diharapkan dapat mengatasi kemacetan yang terjadi pada arus balik libur Iduladha di Tol Jakarta-Cikampek.
Strategi Polisi dan Stakeholder dalam Mengatasi Kemacetan Arus Balik Libur Iduladha 2023
Arus balik libur Iduladha 2023 di tol Jakarta-Cikampek (Japek) sedang sangat padat.
Baca Juga: Jelang Munas X LDII April 2025, Menteri Fadli Zon Minta LDII Perkuat Kebudayaan
Pengaruh Pembatasan Kendaraan Barang dalam Mengurangi Kemacetan di Tol Jakarta-Cikampek
Untuk mengatasi kemacetan tersebut, pengelola jalan tol telah mengaktifkan Contraflow atau penggunaan dua jalur searah untuk mengurai lalu lintas.
“Prediksi dari Jasa Marga dan Kementerian Perhubungan telah terbukti benar. Oleh karena itu, Polri, Kementerian Perhubungan, dan pihak terkait telah menyiapkan beberapa alternatif rekayasa lalu lintas di wilayah Jakarta-Cikampek,” ujar Brigjen Pol Aan Suhanan dari Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Korlantas Polri seperti yang dilansir oleh laman Humas Polri pada hari Senin (3/7/2023).
Selain usaha untuk meredakan arus balik lalu lintas, polisi juga telah membatasi lalu lintas kendaraan barang di jalan tol dan jalan arteri.
Lebih lanjut, kepolisian telah melakukan rapat koordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk mengantisipasi kemacetan di jalur-jalur menuju tempat wisata, baik di Jawa maupun di luar Jawa.












