Gesekan antara materi dalam proses ini dapat melepaskan panas hingga mencapai suhu triliunan derajat Celsius.
Sebagai perbandingan, suhu permukaan Matahari kita hanya sekitar 5.500 derajat Celsius. Suhu ini hanya meningkat ketika medan magnet yang kuat di sekitar lubang hitam menarik sejumlah materi mendekat, menciptakan semburan relativistik yang dapat menjelajah ke ruang angkasa hingga jutaan tahun cahaya.
Baca Juga: Konsisten Dukung TNI/ Polri KAI Daop 7 Madiun Berikan Diskon Tarif Mudik
Misteri Quasar 3C273: Kawasan Paling Panas di Alam Semesta dan Lubang Hitam Supermasif Terbesar
Dalam perbandingan yang mengejutkan, suhu permukaan Matahari kita terasa seperti dingin dengan hanya 5.500 derajat Celsius. Namun, suhu di sekitar lubang hitam supermasif hanya meningkat ketika medan magnet yang kuat menarik materi ke dalamnya, menciptakan semburan relativistik yang memancar hingga jutaan tahun cahaya ke angkasa.
Sebuah misteri ilmiah yang mendalam yang terus memikat para peneliti dan memperluas pemahaman kita tentang alam semesta yang spektakuler.
Baca Juga: H+2 Lebaran 1447H/ 2026 M, Volume Penumpang di Wilayah Daop 7 Madiun Pecah Rekor Capai Puluhan Ribu












