Analis militer Rusia dari The Fletcher School of Law and Diplomacy di Tufts University di Massachusetts, Pavel Luzin, mengungkapkan bahwa pertemuan antara Kim Jong Un dan Vladimir Putin mungkin tidak akan memberikan dampak besar dalam meredakan situasi di medan perang Rusia.
Luzin menjelaskan, “Pyongyang tidak mampu banyak membantu Rusia. Jumlah peluru mereka terbatas, dan kualitasnya rendah.”
Baca Juga: KPK Turun Langsung, Cek Proyek hingga Kumpulkan Pejabat Blitar Secara Tertutup
Kehadiran Kim Jong Un di Rusia: Dampaknya terhadap Konflik Ukraina dan Ketegangan Internasional
Kehadiran Kim Jong Un di Rusia dalam konteks konflik Ukraina telah menjadi perhatian dunia. Kemungkinan pertukaran senjata dan kritik internasional atas permintaan bantuan militer yang tidak terduga menggambarkan kompleksitas dinamika geopolitik saat ini.
Meskipun ada potensi dampak besar, keterbatasan potensi militer Korea Utara menimbulkan pertanyaan tentang sejauh mana kerja sama ini akan memengaruhi perkembangan konflik dan ketegangan global lebih lanjut.
Baca Juga: Daftar Lengkap 27 Pejabat Tulungagung Diperiksa KPK Terkait Skandal Aliran Dana Pemerasan












