Example floating
Example floating
NGANJUK

Tersiar Kabar Mentan Andi Amran Copot Kabulog Nganjuk, Serapan Gabah Sementara Dihentikan

Mulyadi Memo
×

Tersiar Kabar Mentan Andi Amran Copot Kabulog Nganjuk, Serapan Gabah Sementara Dihentikan

Sebarkan artikel ini

NGANJUK, MEMO – Info mengejutkan, Kepala BULOG Sub Divre V Kediri, Imam Mahdi dikabarkan dicopot dari jabatannya. Itu seperti dikutip dari berita yang disiarkan melalui link Sindonews.com pada edisi Rabu ( 26/03/2025).

Imam Mahdi secara resmi dicopot oleh Menteri Pertanian ( Mentan ), Andi Amran Sulaiman. Dikabarkan ,Imam Mahdi dipindah tugaskan ke BULOG Tulungagung. Sementara sehari pasca pencopotan Imam Mahdi, Direktur BULOG.belum mengumumkan nama baru pengganti Imam Mahdi yang ditugaskan di Gudang Baru BULOG Nganjuk.

Baca Juga: Tragedi Wanita Muda di Ngronggot Nganjuk Ditemukan Meninggal Dunia di Area Belakang Rumah

Dengan pencopotan itu, tampaknya berdampak pada perputaran penyerapan gabah petani jadi berhenti. Termasuk pengiriman barang ke gudang. BULOG baik Kediri dan Nganjuk sampai hari ini ( Kamis,27/03/2025) belum bisa dibongkar.

” Mulai kemarin sampai hari ini belum ada kabar dari Bulog untuk pembongkaran barang,” terang salah satu sopir.

Baca Juga: PC Muhammadiyah Kertosono Besok Tunaikan Sholat Ied Di Lima Titik

Prediksi para sopir, kemungkinan pihak BULOG menunggu instruksi dari pusat. Atau menunggu Kabulog baru pengganti Kabulog lama.

” Sejak kemarin saya disini, tidak berani meninggalkan gabah yang belum diturunkan dari truck,” jelas getir sopir.

Baca Juga: Ponpes Al Ubaidah Jadi Tuan Rumah Penutupan Safari Ramadan 1447 H/2026 M Pemkab Nganjuk

Seperti dilansir dari pemberitaan Sondonews.com bahwa pemecatan ini dilakukan menyusul adanya penghentian serapan gabah para petani di wilayah setempat.

Untuk memastikan kabar tersebut, wartawan memo.co.id berusaha mencari tahu dari berbagai sumber. Termasuk menanyakan langsung kepada yang bersangkutan ( Imam Mahdi) dengan cara menghubungi melalui nomor WhatsApp nya. Namun sayangnya, yang bersangkutan ( Imam Mahdi) tidak merespon panggilan dari wartawan. ( Adi )