“Mas Abu (Walikota) mengarahkan setiap hari tetap melakukan penyemprotan meskipun beberapa waktu lalu tidak ada kasus konfirmasi di Kota Kediri” jelas Indun.
Dalam sehari, tim URC rata-rata menghabiskan 500 liter disinfektan yang terbagi jadi 2 kendaraan. “Efektifnya penyemprotan dilakukan 2 hari sekali di tempat yang sama. Sisanya perlu ada patuh prokes dari masyarakat,” tambahannya.
Baca Juga: Penemuan Artefak Batu Yoni di Sawah Kediri Menguak Jejak Peradaban Masa Lalu
Sementara Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar menyampaikan agar warga Kota Kediri saling menjaga anggota keluarga, dengan mengurangi mobilitas yang tidak perlu, terutama jika di keluarganya terdapat kelompok rentan.
“Beberapa waktu terakhir, terjadi kluster keluarga dengan riwayat perjalanan dan menerima tamu. Maka tetap kurangi mobilitas yang tidak perlu, dan patuh protokol kesehatan,” ujarnya.
Ditegaskan, langkah pencegahan dan penanganan Covid -19 yang dilakukan Pemkot Kediri akan berhasil disertai dukungan warga Kota Kediri.












