NGANJUK, MEMO – Masih dalam misi kemanusiaan. Memasuki hari ke sepuluh bansos , Aliansi Wartawan Nganjuk ( AWN) kembali turun ke jalan.
Sasaran kegiatan bansos AWN kali ini tidak seperti hari hari sebelumnya. Hari ini ( Kamis,26/02/2026) team Bansos fokus pada pencarian orang gila ( orgil) di jalanan untuk dipotong rambutnya dan diberi bantuan baju beserta uang.
Baca Juga: SDP Ngudo Roso , 2026 Tahun Tantangan Untuk Desa

Dalam proses pencarian orang gila jalanan menurut keterangan Sutomo dan Bob Mariyono selaku team bansos AWN mengakui tidak semudah yang dibayangkan.
Baca Juga: Puasa Hari Ke 26,Kang Marhaen Gelar Safari Ramadhan Di Ponpes Ubaidah Kertosono
” Berangkat pagi pulang sore hanya menemukan tiga orang gila. Padahal perjalanan yang kita tempuh hampir mencapai 50 kilometer,” terang Bob Mariyono.

Baca Juga: Korban Skandal Sertifikat Bermunculan, Mantan Sekdes Ngringin Jadi Topik Investigasi
Jarak tempuh itu masih kata Bob Mariyono menyusuri ruas jalan di lima wilayah kecamatan sekaligus. Di mulai dari Kecamatan Wilangan, Rejoso, Nganjuk Kota, Sukomoro dan Kecamatan Baron.
Dari lima titik sasaran tersebut , team AWN hanya bisa menemukan tiga ODGJ saja. Yaitu di jalan raya wilayah Rejoso, Sukomoro dan Baron
” Tiga ODGJ tersebut saat kita potong rambutnya tidak ada perlawanan. Selanjutnya kita beri baju dan uang,” ucap Puguh Santoso ketua team bansos.

Ditanya harapanya, Puguh Santoso menegaskan semestinya pemerintah daerah memiliki tempat penampungan ODGJ jangan sampai berkeliaran di jalan.
” Mereka punya hak hidup dan dilindungi undang undang. Mohon pihak OPD terkait untuk membuat wacana ke arah itu seperti kota kota besar di Jawa Timur,” pungkasnya. ( Adi)












