Memo, KEDIRI — Pemerintah Kota Kediri melaksanakan penataan ulang kawasan Car Free Day (CFD) yang dipimpin langsung oleh Pj Sekretaris Daerah Kota Kediri, Endang Kartika Sari, bersama tim gabungan OPD pada Minggu pagi guna menciptakan ruang publik yang tertib, nyaman, serta ramah bagi seluruh warga.
Langkah strategis penataan ini mencakup penertiban lapak para pedagang kaki lima (PKL) agar mendapatkan ukuran ruang yang adil dan merata, yakni sekitar 1,5 hingga 2 meter. Penertiban ini dilakukan untuk memastikan tidak ada pihak yang memakai area fasilitas umum secara berlebihan sekaligus melindungi hak sesama pedagang.
Pj Sekda Kota Kediri Endang Kartika Sari menegaskan bahwa seluruh PKL yang berjualan merupakan data terdaftar resmi di database Disperdagin dan tidak dipungut biaya sepeser pun. Selain zonasi PKL, area CFD juga diperluas untuk spot promosi instansi, ruang komunitas, zona olahraga, hingga area seni budaya masyarakat.
“Harapan kami para PKL bisa tertib, menempati tempat yang sudah disediakan sehingga CFD bisa menjadi tempat nyaman untuk masyarakat menikmati waktu luang, berolahraga setiap pagi di akhir pekan,” ujar Endang. “Semakin nyaman dan tertib kawasan CFD, maka pengunjung juga akan semakin banyak dan yang diuntungkan adalah para pelaku usaha di sini,” imbuhnya. (Adv)
Akses Gratis tiap pekan, Majalah Memo digital, e-Book Memo dan e-Course Memo Talenta , via Group WA Klikdisini, atau TELEGRAM Klikdisini












