Example floating
Example floating
Peristiwa

Tanah Longsor, Warga Padas Sigap Gotong royong Bersihkan Longsor Dagangan Madiun

A. Daroini
×

Tanah Longsor, Warga Padas Sigap Gotong royong Bersihkan Longsor Dagangan Madiun

Sebarkan artikel ini
Tanah Longsor, Warga Padas Sigap Gotong royong Bersihkan Longsor Dagangan Madiun

MADIUN, [Memo] –

Hujan deras yang turun mengguyur Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, pada Selasa (28/10/2025) sore sempat menyisakan duka. Curah hujan tinggi memicu tanah longsor di Dusun Tegir, Desa Padas, di mana material tebing setinggi empat meter ambrol dan menimpa rumah warga.

Baca Juga: Misteri Kematian Bocah di Sukabumi Dugaan Kekerasan Ibu Tiri Hingga Proses Hukum

Rumah milik Edi Sujoko menjadi korban keganasan alam tersebut. Bagian dapur dan kamar mandi yang menjadi tumpuan aktivitas harian hancur tertimpa material tanah. Edi hanya bisa pasrah melihat kerusakan yang terjadi di kediamannya.

“Setelah hujan reda, malamnya saya mendengar suara gemuruh. Saat dicek, tembok belakang rumah sudah jebol,” ujar Edi dengan nada haru, Rabu (29/10/2025) pagi.

Baca Juga: Duka Mendalam Bocah 8 Tahun Di Sampang Ditemukan Meninggal Di Bawah Jembatan Usai Dilaporkan Hilang Oleh Pihak Keluarga

Meskipun kerusakan yang terjadi cukup parah, ada satu hal yang patut disyukuri: tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Beruntung, saat tebing itu longsor, rumah dalam keadaan kosong. Namun, lumpur dan material tanah bercampur air menutupi sebagian lantai, membuat proses pembersihan membutuhkan upaya ekstra.

Semangat Gotong Royong Mengalahkan Material Longsor

Kisah inspiratif sejati justru muncul setelah bencana terjadi. Begitu hari berganti pagi, warga Desa Padas tidak menunggu komando. Sejak subuh, mereka bersama-sama dengan petugas gabungan, bahu-membahu membersihkan sisa material longsoran.

Baca Juga: Duka Bencana Petang Di Kepuhkembeng Jombang Puting Beliung Rusak Rumah Musala Dan Warung Kopi Hingga Warga Alami Trauma

Meskipun hanya menggunakan peralatan sederhana—cangkul, sekop, dan semangat persaudaraan—para warga menunjukkan daya juang yang luar biasa.

Ketua RT 8, Suyono, memastikan seluruh warga dikerahkan untuk membantu Edi Sujoko. Ia menegaskan bahwa kerusakan hanya menimpa satu rumah, dan fokus utama saat ini adalah mempercepat pembersihan.

“Yang rusak hanya dapur dan kamar mandi. Semua warga kami kerahkan untuk membantu agar pembersihan bisa cepat selesai,” jelas Suyono.

Peristiwa di Dagangan ini menjadi pengingat yang menghangatkan hati: Seberat apapun bencana alam, semangat gotong royong dan solidaritas komunitas selalu menjadi kekuatan yang tak terkalahkan.

Meskipun Edi Sujoko harus menghadapi kerusakan material, ia tidak sendirian. Kehadiran dan kerja keras para tetangga adalah bekal terbaik untuk kembali menata kehidupan dan menyambut aktivitas normal di rumahnya.