Example floating
Example floating
BirokrasiDaerahinspirasiJatimKEDIRI RAYA

Syawalan 1447 H di Ponpes Wali Barokah, Dandim 0809/Kediri Pesankan Ini

Hamzah Jurnalis
×

Syawalan 1447 H di Ponpes Wali Barokah, Dandim 0809/Kediri Pesankan Ini

Sebarkan artikel ini

“Ayo Pak Dandim kita agendakan kapan,”jawabnya.
Selain itu Letkol Inf Dhavid menekankan pentingnya komunikasi yang berkelanjutan antara TNI dan lingkungan pesantren.

Disampaikan Dia, hubungan historis antara santri dan tentara menjadi salah satu fondasi penting dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Baca Juga: Silaturahmi Syawal 1447 H Ponpes Wali Barokah Giliran Dikunjungi Mbak Wali dan Wawali Kota Kediri, Begini Keseruannya,,,

Ia menyebut dirinya merupakan lulusan Akademi Militer tahun 2006 asal Bondowoso, Jawa Timur, dengan pengalaman dinas di berbagai satuan, mulai dari tugas pertama di Kodam I/Bukit Barisan selama delapan tahun hingga  akhirnya dipercaya menjabat sebagai Dandim 0809/Kediri pada Oktober 2025.

Terpisah,  KH Sunarto mengaku haru dan bersyukur  atas kunjungan tersebut.

Baca Juga: Reses M Hadi DPRD Jatim Asal Golkar Temukan Keluhan Warga Atas Kurang Singkronnya Kebijakan Walkot Kediri dengan Kadis

Dikatakannya, silaturahmi ini menjadi langkah positif dalam memperkuat sinergi yang telah terjalin selama ini antara TNI dan kalangan pesantren.
“Kami menyambut baik kehadiran Dandim beserta jajaran. Ke depan, kami siap mendukung program-program yang melibatkan pembinaan wawasan kebangsaan, termasuk pembekalan bela negara bagi para santri,” ungkapnya.

Terlebih Ponpes Wali Barokah selama ini berfokus pada tiga pilar utama, yakni pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan ekonomi. Pihaknya juga siap berkolaborasi dalam berbagai program, seperti TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) serta kegiatan penguatan nasionalisme di lingkungan pesantren.

Baca Juga: Sinergi LDII dan Ponpes Wali Barokah Kediri Wujudkan Kesalehan Sosial Melalui Santunan Anak Yatim dan Dhuafa

“Dalam waktu dekat kita akan gelar kegiatan Wawasan Kebangsaan, (Wasbang) kepada elemen santri bersama dengan Dandim,”pungkas KH Sunarto.(Hamzah)