Example floating
Example floating
NGANJUK

Support Program Swasembada Pangan, Kementan RI Luncurkan Bantuan Alsintan Untuk Kelompok Tani Suko Mulyo

Mulyadi Memo
×

Support Program Swasembada Pangan, Kementan RI Luncurkan Bantuan Alsintan Untuk Kelompok Tani Suko Mulyo

Sebarkan artikel ini

NGANJUK, MEMO – Singkal , garu, sabit atau ani ani adalah alat pertanian yang berfungsi untuk mengolah lahan sampai memanen padi. Alat alat tradisional ini sudah lazim digunakan para petani era pasca kemerdekaan sampai tahun 80 an.

Seiring dinamika zaman , kini alat manual yang mengandalkan tenaga hewan dan manusia tersebut mulai tergeser dan ditinggalkan oleh para petani. Karena hadirnya beragam produk alat mesin pertanian ( ALSINTAN) dari dalam negeri maupun luar negeri.

Baca Juga: PC Muhammadiyah Kertosono Besok Tunaikan Sholat Ied Di Lima Titik

Salah satu produk alsintan yang ramai dipasaran dan diadopsi pemerintah untuk diperbantukan ke kelompok tani adalah Combine Harvester atau petani menyebutnya mesin Kombi.

Baca Juga: Ponpes Al Ubaidah Jadi Tuan Rumah Penutupan Safari Ramadan 1447 H/2026 M Pemkab Nganjuk

Belum lama ini Kementrian Pertanian ( Kementan) RI telah mendistribusikan bantuan mesin Kombi ke kelompok tani di seluruh propinsi di Indonesia.

Termasuk di Kabupaten Nganjuk. Satu unit mesin pemanen padi ( Kombi) telah diserahterimakan sejak dua Minggu terakhir ini kepada kelompok tani ” Suko Mulyo ” Dusun Tampang Desa/ Kecamatan Wilangan,Nganjuk.

Baca Juga: SDP Ngudo Roso , 2026 Tahun Tantangan Untuk Desa

” Dengan turunnya bantuan dari pemerintah ini, petani sangat terbantu,” ucap Paryono selaku ketua kelompok tani suko Mulyo.

Hal senada disampaikan Keunggulan mesin panen ini masih kata Paryono diibaratkan sekali dayung tiga pulau terlampaui. Selain ngirit biaya, mesin panen ini multi fungsi.

” Keunggulan utama mesin combi ini adalah efisiensi tinggi dalam panen, yang meliputi penghematan waktu, tenaga, dan biaya, peningkatan produktivitas dan hasil panen yang berkualitas, serta kemudahan dalam pengoperasian dan perawatan,” jelas Erwin Widianto Koordinator Wilayah BPP Kecamatan Wilangan.

Mesin ini masih kata Erwin dalam wawancara dengan sejumlah awak media mampu melakukan tiga proses utama (memotong, merontokkan, dan membersihkan).

” Dalam satu kali jalan, sehingga proses panen menjadi jauh lebih cepat dan lebih ringkas dibandingkan cara manual,” pungkasnya.

Sementara itu disampaikan Jianto selaku Pimpinan DPRD Nganjuk dari Fraksi Gerindra, menegaskan dengan bantuan itu bagian dari upaya pemerintah mengangkat ekonomi petani lebih makmur dan sejahtera.

” Konsekwensinya petani wajib menjaga dan merawat mesin bantuan ini dan dimanfaatkan sepenuhnya untuk anggota kelompok tani” tegas Jianto yang juga menjabat Ketua DPD Partai Gerindra Kabupaten Nganjuk.

Harapannya lagi masih kata Jianto jangan sampai ada niatan dari kelompok tani atau perorangan menghilangkan atau menjual bantuan negara ini.

” Sesuai pesan Wamentan, kalau ada temuan indikasi menjual atau menghilangkan bantuan negara wajib dilaporkan ke aparat penegak hukum,” pungkasnya. ( Adi)