Ia menjelaskan bahwa kurangnya pemahaman di kalangan masyarakat seringkali menyebabkan kesalahpahaman, di mana buah justru dijadikan sebagai pencuci mulut setelah makan. Padahal, menurutnya, mengonsumsi buah sebelum makanan utama akan memberikan manfaat yang lebih baik bagi sistem pencernaan.
Sebagai alternatif yang lebih sehat dan kaya serat, ia merekomendasikan hidangan khas NTB seperti plecing kangkung dan beberuk untuk dijadikan pilihan menu berbuka. Ia juga menambahkan beberapa pilihan hidangan berat yang lebih sehat, seperti ikan yang dipanggang dalam oven.
Baca Juga: Prabowo Bongkar Kekuatan Zakat: Kunci Emas Lenyapkan Kemiskinan Indonesia
“Keseimbangan nutrisi dalam makanan berbuka sangat penting untuk menjaga tingkat energi tubuh selama menjalankan ibadah puasa,” ujarnya. Ia berharap masyarakat dapat lebih bijak dalam memilih dan memasak menu untuk berbuka puasa, demi kesehatan yang lebih baik.












