Example floating
Example floating
KEDIRI RAYA

Stadion Gelora Daha Jayati Kediri Ditargetkan Rampung 2027, Ini Detail Tahapannya!

A. Daroini
×

Stadion Gelora Daha Jayati Kediri Ditargetkan Rampung 2027, Ini Detail Tahapannya!

Sebarkan artikel ini
Stadion Gelora Daha Jayati Kediri Ditargetkan Rampung 2027, Ini Detail Tahapannya!

Kediri, Memo

Memo, hari ini. Impian masyarakat Kabupaten Kediri untuk memiliki stadion megah kian mendekati kenyataan. Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana atau akrab disapa Mas Dhito, memastikan bahwa pembangunan Stadion Gelora Daha Jayati (GDJ), yang telah dimulai sejak 2023, akan tuntas pada tahun 2027. Proyek ambisius ini dibiayai sepenuhnya dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Kediri dan akan dilaksanakan secara bertahap.

Baca Juga: Awalnya YAKUZA MANEGES Kediri Telah Upayakan Restorative Justice dalam Kasus Kredit Fiktif Oknum Polisi

Mas Dhito menjelaskan rincian tahapan pembangunan GDJ. Untuk tahun 2025 ini, Pemerintah Kabupaten Kediri mengalokasikan anggaran signifikan. “Tahun 2025 ini kita anggarkan Rp10 miliar untuk menyelesaikan Zona A dan Rp3 miliar untuk pembangunan jalan,” kata Mas Dhito saat meninjau lokasi stadion pada Kamis (3/7/2025).

Zona A merupakan area krusial yang berfungsi sebagai ruang utama bagi para pemain. Pekerjaan di zona ini meliputi interior, arsitektur dinding, pemasangan lantai granit, serta instalasi sistem mekanikal dan elektrikal (MEP). Selain itu, pintu masuk utama stadion juga akan diselesaikan pada tahap ini.

Baca Juga: Sidang Korupsi Perangkat Desa Kediri Ungkap Dugaan Rekayasa Seleksi Libatkan Unisma

Selain fokus pada Zona A, Pemkab Kediri juga menganggarkan Rp3 miliar untuk pembangunan akses jalan di depan stadion. Jalan selebar 7 meter ini, dilengkapi bahu jalan masing-masing 1 meter, nantinya akan terhubung langsung dengan akses jalan provinsi.

Proses pembebasan lahan sepanjang 675 meter untuk menyambungkan jalan ini ke jalan provinsi telah rampung pada tahun 2024 lalu, dengan anggaran mencapai Rp13 miliar. “Tahun kemarin kita telah membebaskan lahan (akses tembus Jalan Provinsi) dengan anggaran Rp13 miliar,” tambah Mas Dhito.

Baca Juga: Ketua LPPM Unisma Mengaku Tak Tahu Teknis Ujian Perangkat Desa Kabupaten Kediri yang Berujung Gagal