Example floating
Example floating
Home

Sorotan atas Pertemuan Papdesi, Respons Politik, dan Pentingnya Isu-isu Desa

Alfi Fida
×

Sorotan atas Pertemuan Papdesi, Respons Politik, dan Pentingnya Isu-isu Desa

Sebarkan artikel ini
Sorotan atas Pertemuan Papdesi, Respons Politik, dan Pentingnya Isu-isu Desa
Sorotan atas Pertemuan Papdesi, Respons Politik, dan Pentingnya Isu-isu Desa

MEMO

Panggilan Presiden Joko Widodo kepada para pengurus desa dari Papdesi ke Istana memunculkan minat terhadap peran desa dalam kebijakan. Pertemuan ini menyoroti pentingnya revisi undang-undang serta perhatian terhadap isu-isu desa yang terus berkembang di tengah dinamika politik.

Baca Juga: Daftar Lengkap 27 Pejabat Tulungagung Diperiksa KPK Terkait Skandal Aliran Dana Pemerasan

Pertemuan Rahasia Presiden yang Bikin Heboh Desa-desa!

Presiden Joko Widodo telah mengundang sejumlah pengurus desa yang tergabung dalam Perkumpulan Aparatur Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (Papdesi) ke Istana. Para pengurus desa tersebut tiba di istana sekitar pukul 09.20 WIB dan segera memasuki pintu dekat Istana Negara setelah melalui pemeriksaan keamanan.

Sekretaris Jenderal DPP Papdesi, Sentot Rudi, menyatakan, “Mereka dipanggil oleh Jokowi,” di Istana Kepresidenan Jakarta pada Jumat (29/12).

Baca Juga: Kabar Gembira Mei 2026: Intip Rincian Gaji dan Tunjangan Pensiunan PNS Golongan IIIb

Hari ini, tidak ada agenda resmi dari kepresidenan. Sekretariat Presiden mengonfirmasi bahwa Jokowi tengah menjalani agenda internal yang tertutup hari ini.

Sebelumnya, Jokowi pernah mengundang para kepala desa ke Istana Kepresidenan Jakarta pada Selasa (7/11). Salah satu peserta pertemuan tersebut adalah Surta Wijaya, seorang kepala desa yang mendukung Jokowi untuk menjabat dalam tiga periode.

Baca Juga: Diakui IPSI, M. Taufiq Sah Pimpin PSHT, Blitar Serukan Soliditas Nasional

Kajian Penting: Desa-desa Jadi Fokus Utama Kebijakan Nasional

Surta menyatakan bahwa pertemuan dengan Jokowi tidak membahas politik. Baginya, pertemuan tersebut hanya sebagai sarana untuk menyampaikan aspirasi para kepala daerah.