Example floating
Example floating
BLITAR

Skandal MBG Blitar: Telur Mentah Dirapel Enam Hari, SOP Diabaikan

Prawoto Sadewo
×

Skandal MBG Blitar: Telur Mentah Dirapel Enam Hari, SOP Diabaikan

Sebarkan artikel ini

Blitar, Memo.co.id

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Blitar kembali menuai sorotan keras. Salah satu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) diduga kembali mengabaikan prosedur pembagian makanan dengan memberikan telur mentah kepada siswa SMK Negeri 1 Blitar.

Baca Juga: PSHT Kabupaten Blitar Murka! Pemkab Dituding Fasilitasi Kegiatan Ilegal Berkedok Halal Bihalal

SPPG Plosokerep di Jalan Kenari Kota Blitar disebut sebagai pihak penyalur paket tersebut. Menu yang dibagikan dinilai jauh dari standar operasional prosedur (SOP) karena berisi bahan makanan mentah.

Berdasarkan informasi yang diterima, paket MBG tersebut berisi:

Baca Juga: Wali Kota dan Wakil Wali Kota Blitar: Efisiensi atau Sekadar Panggung Pencitraan?

  • 6 butir telur mentah
  • 1 buah apel
  • 1 buah pir
  • 1 bungkus roti
  • 1 liter susu

Seluruh paket itu dirapel untuk 6 hari konsumsi siswa. Padahal, dalam SOP disebutkan bahwa saat masa liburan, makanan yang diberikan harus berupa makanan kering, bukan bahan mentah, dan jika dirapel maksimal hanya untuk 3 hari, bukan 6 hari.

“SMK Negeri 1 hari ini menerima MBG berupa telur mentah untuk 6 hari. Kami sangat prihatin dengan kondisi ini,” keluh salah satu wali murid yang geram karena pembagian tidak sesuai aturan.

Baca Juga: Halal Bihalal PSHT Blitar, Seruan Perbaikan Diri Lahir dan Batin Menguat