Dalam kunjungan kerja Pangdam V/Brawijaya ini, sejumlah ulama juga turut hadir, diantaranya K.H.Zainudin Jazuli dan K.H.Nurul Huda Jazuli dari Ponpes Al Falah Ploso Mojo Kediri, K.H. Khafabi Makrus dan K.H. Ahmad Reza Zadid dari Ponpes Lirboyo, K.H.Jauharal Nehru dari Ponpes Raudlatul Ulum Kencong Kepung Kediri, K.H. Anwar Iskandar dari Ponpes Al Amin Ngasinan Rejomulyo Kediri.
Ibu Pangdam V.Brawijaya juga menyempatkan diri melihat langsung lokasi pendidikan yang ada di areal Ponpes Lirboyo, dengan ditemani Hj.Aina Ainaul Mardliyah Anwar bersama Ny. Gathut Setyo Utomo dan Ny. Ny.Rudita Puspitasari. Ponpes yang terletak tidak jauh dari pusat perkotaan Kediri dan cukup dekat dengan kawasan lereng Gunung Klotok ini, memang sering kali menjadi tambatan para tokoh nasional untuk berkunjung, sekaligus bertatap muka dengan para santri-santri yang menjalankan studi pendidikan berbasis keagamaan.
Selain para ulama, Ketua DPRD Kota Kediri, Kholifi Yunan dan Sekda Kota Kediri, Budhi Sunu juga turut menghadiri silaturahmi Pangdam V/Brawijaya di Ponpes yang dulunya pernah dihelat Muktamar NU.
Diakhir waktu kunjungan kerjanya, Pangdam V/Brawijaya menyampaikan perihal netralitas TNI saat berlangsungnya Pilkada, ketika ditanya salah satu awak media yang ada di Ponpes Lirboyo. Menurut Mayjen TNI Kustanto Widiatmoko, TNI tetap berada di posisi tengah atau netral dan tidak memihak atau berat sebelah, dan ketetapan itu tidak berubah hingga saat ini.(eko/bs)
Baca Juga: Dikonfrontir 5 Kades, Nyali Camat Banyakan Kediri Hari Utomo, Ciut Tak Berkutik Ngaku Terima Suap












