NGANJUK, MEMO – Dalam rangka untuk membantu mengembangkan dan mempercepat pertumbuhan usaha pemula di lingkungan pelajar, Kepala Sekolah SMKN 1 Kertosono , Moh. Sigit Nuryakin, S.T., M.T. bikin terobosan unggulan berlabel program Inkubis. Atau lebih tepatnya program inkubisi bisnis.
Dalam percakapan santai dengan Sigit Nuryakin di ruang kerjanya menjelaskan bahwa program Inkubis ini menitikberatkan pada upaya pendampingan komprehensif untuk wirausaha atau usaha rintisan (startup) guna membantu para anak didiknya bisa tumbuh dan berhasil.
Baca Juga: Kakanwil Kemenag Jatim Apresiasi Anugrah Nganjuk Madrasah Awards 2025
” Program ini menyediakan berbagai layanan seperti pelatihan manajemen, bimbingan teknis, akses ke jejaring (networking), fasilitasi pendanaan, serta bantuan dalam hal legalitas dan pemasaran,” ujar Moh. Sigit Nuryakin.
Disinggung tujuan program Inkubis, dipaparkan oleh dia adalah untuk mempercepat pengembangan bisnis, meningkatkan kapabilitas usaha, dan mewujudkan potensi inovasi menjadi usaha yang mandiri dan berdaya saing.
Baca Juga: Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih di Sonoageng Diprotes Warga, Ada Apa
Secara rinci disampaikan Sigit Nuryakin ada empat poin utama dalam kerangka program Inkubis. Diantaranya poin peningkatan kapabilitas mengandung tujuan untuk menyerap dana meningkatkan kemampuan manajemen dan pemasaran IKM atau UMKM.
Untuk poin akses jejaring menurut analisanya guna membantu mempertemukan wirausaha dengan mentor, investor dan mitra bisnis profesional.
Selain dua poin tersebut, Sigit Nuryakin juga menyebut poin komersialisasi inovasi. Artinya bisa membantu mengkomersilkan hasil riset atau ide inovatif.
” Dengan mengoptimalkan program Inkubis ini dengan harapan bisa berkontribusi dalam menciptakan lapangan kerja baru,” ucap Sigit Nuryakin.
Dari sudut pandang lain menurut pemikiran Sigit Nuryakin dengan munculnya program “Inkubis” bisa mencerminkan komitmen sekolah untuk mendorong ide-ide baru dan kreatif di antara siswanya.












