Kaget melihat kejadian tersebut, Kades langsung berteriak dan memberitahu PKK lainnya yang saat itu berada di kantor desa. Kejadian tersebut langsung dilaporkan ke petugas kepolisian.
“Jenazah korban langsung dievakuasi dan dilakukan pemeriksaan oleh petugas medis serta kepolisian,” katanya. Pihak keluarga meminta agar jenazah korban langsung dibawa ke rumah duka yang berada tidak jauh dari kantor Desa Belega.
Nyoman Agus Widiana, keluarga korban menuturkan bahwa awalnya pada Sabtu pagi Sekdes sempat hilang dari rumahnya. “Awalnya dicurigai pergi jalan-jalan. Namun hingga siang hari tidak kunjung pulang ke rumah,” ujarnya.
Setelah beberapa lama, pihak keluarga mendapatkan informasi dari kepala desa bahwa Sekdes ditemukan tewas gantung diri di kantor desa. Keluarga pun langsung mendatangi kantor desa.
Sontak penemuan mayat Sekdes Belega dalam posisi tergantung menggegerkan warga. Jenazah Sekdes rencananya dimakamkan di kuburan desa adat setempat.












