NGANJUK, MEMO – Genap satu bulan proses bedah rumah reyot milik Mbah Karsi , 85, warga Dusun Takat RT 06 RW 08 Desa Kampungbaru Kecamatan Tanjunganom akhirnya berhasil diselesaikan dengan progres 100%.
Seluruh komponen dan bentuk bangunanya berubah total. Mulai dari ukuran dan penataan interior ruangannya menggunakan standar perencanaan rumah sehat.
Baca Juga: Respect Sosial Spirit AWN Peduli Kaum Marginal, Begini Kiprahnya...

Mulai dari penataan ruang tamu, ruang kamar tidur dan ruang dapur serta kamar mandi/ WC sudah tertata rapi. Selain itu, rumah berukuran 5 m x 7 m tersebut juga dilengkapi ventilasi udara dan cahaya matahari berupa jendela dan angin angin dinding.
Tidak hanya itu saja, untuk dinding yang semula terbuat dari anyaman bambu ( gedek) kini terpasang batu bata ringan dengan ketinggian standar rumah type minimalis yaitu kisaran 3 meter.

Baca Juga: Pajak Minerba Beku, PAD Nganjuk Kecolongan Ratusan Juta
Sementara untuk atap rumah yang semula terpasang genting lama yang sering bocor kalau hujan , sekarang diganti asbes tebal. Selain terkesan lebih simple dan rapi juga bebas bocor saat musim penghujan. Dan untuk menambah kesan bersih dan nyaman dipandang mata di setiap ruangan juga dipasang plafon.
Lebih kerennya lagi, lantai rumah semula tanah yang terlihat lembab dan kumuh kini setelah dipasang keramik lantai berubah menjadi lebih bersih dan bikin krasan saat duduk lesehan.













