MEMO – Suasana hangat dan penuh keakraban mewarnai perayaan Idul Fitri yang diselenggarakan oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Nairobi, Kenya. Acara halal bihalal ini menjadi ajang silaturahmi yang dihadiri oleh warga negara Indonesia (WNI), termasuk para diaspora yang menetap di negeri Afrika Timur tersebut. Menariknya, perayaan sederhana ini juga dihadiri oleh masyarakat lokal Kenya, menunjukkan indahnya kebersamaan lintas budaya.
Menurut R Wisnu Lombardwinanto, Koordinator Fungsi Penerangan, Sosial dan Budaya KBRI Nairobi, perayaan Idul Fitri kali ini memang berlangsung dengan kesederhanaan, mengingat populasi muslim di Kenya yang relatif kecil, yaitu sekitar 11 persen. “Meskipun sederhana, esensi dan nilai istimewa Hari Raya Idul Fitri tetap terasa kental, menciptakan suasana harmonis, rukun, dan damai. Ini adalah momen yang sangat indah untuk saling bermaafan dan mempererat tali persaudaraan di antara sesama WNI dan diaspora Indonesia,” ungkap Wisnu Lombardwinanto dalam keterangan tertulis yang diterima oleh rri.co.id pada hari Selasa (1/04/2025).
Baca Juga: Momen Kebersamaan di Negeri Paman Sam: WNI di Washington Gelar Halal Bihalal Penuh Kehangatan
Untuk mengobati kerinduan akan kampung halaman, KBRI Nairobi menyajikan hidangan-hidangan khas Lebaran yang sangat familiar di Indonesia. Menu istimewa seperti lontong opor komplit, rendang yang menggugah selera dengan sambal goreng dan kerupuk renyah, tersaji lengkap. Tak ketinggalan, kudapan ringan seperti martabak manis, kue lapis legit yang legit di lidah, cilok yang kenyal, hingga es melon yang menyegarkan, turut memanjakan para tamu.
Kehadiran makanan-makanan tradisional ini menjadi obat rindu yang mujarab bagi WNI yang tidak memiliki kesempatan untuk pulang ke Indonesia merayakan Lebaran bersama keluarga. Mereka pun merayakan Hari Raya Idul Fitri dengan penuh rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas segala nikmat yang telah diberikan.
“Kami merasa sangat bahagia dapat kembali merayakan Idulfitri bersama masyarakat Indonesia di Kenya, khususnya di kota Nairobi. Rasa rindu terhadap Tanah Air sangat dirasakan, terutama oleh para WNI yang tidak bisa mudik ke kampung halaman,” tutur salah seorang WNI yang hadir dalam acara tersebut.
Dalam kesempatan yang sama, Kuasa Usaha Ad Interim (KUAI) KBRI Nairobi, Danny Rahdiansyah, menyampaikan pesan penting kepada seluruh WNI yang hadir. Ia mengimbau agar para WNI senantiasa menjaga solidaritas dan kebersamaan di tanah rantau. Danny juga mengingatkan agar WNI yang berada di wilayah kerja KBRI Nairobi untuk selalu waspada dan menjaga diri dari segala potensi risiko.
Baca Juga: Umi Sjarifah, Pemred Media Sudut Pandang Raih Anugerah INDOPOSCO atas Dedikasi Jurnalistik












