Deskripsi Banner
Deskripsi Banner
Metropolis

Ribuan Buruh dan Mahasiswa Demo Hari Ini Sikapi Kenaikan Sembako dan BBM, Tuding Jokowi Gagal Sejahterakan Rakyat

A. Daroini
×

Ribuan Buruh dan Mahasiswa Demo Hari Ini Sikapi Kenaikan Sembako dan BBM, Tuding Jokowi Gagal Sejahterakan Rakyat

Sebarkan artikel ini
saat-aksi-demo-di-simulasi-Huru-hara.jpg

Ribuan buruh bersama mahasiswa bakal kepung gedung DPR pada Kamis (21/4). Mereka menuding rezim Jokowi gagal total.

Ketua Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI) Nining Elitos mengatakan berdasarkan hasil konsolidasi bersama elemen buruh, mahasiswa dan masyarakat sipil lainnya sepekat menggelar aksi di Gedung DPR.

Baca Juga: Ribuan Buruh Gelar Demonstrasi di Jakarta untuk Minta Revisi Parliamentary Threshold dan Pencabutan Presidential Threshold dalam Pemilu 2024

Kesepakatan konsolidasi gerakan rakyat aksi di DPR RI 21 April 2022 . Kita ada 19 tuntutan aksi,” tegas Nining dalam keterangannya, Selasa, sebagaimana dikutip dari Warta Ekonomi.

Menurut Nining situasi ekonomi, politik, sosial, di tanah air belakangan ini dalam keadaan sedang tidak baik-baik saja.

Baca Juga: Polda Metro Jaya Kerahkan Ribuan Personel untuk Pertandingan Timnas Indonesia vs Argentina

“Belum lagi, ada kenaikan PPN 11 persen. Upah buruh juga tidak ada kenaikan, tarif tol, BBM Pertalite naik, dan dan itu membuat rakyat tercekik dan menderita,” katanya.

Atas dasar itu, Nining menyebut pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin gagal dalam mensejahterakan rakyat. Itu bisa ditinjau dari perspektif politik, ekonomi, hingga sosial dewasa ini.

Baca Juga: YAKUZA MANEGES Den Gus Thuba dengan Tokoh Ormas / LSM Besar di Indonesia Gelar Pertemuan Tertutup Tempati Ruang Khusus Kasatreskrim Polrestabes Surabaya

“Rezim Jokowi-Maruf Amin gagal sejahterakan rakyat,” ucapnya.

Adapun, untuk 19 tuntutan aksi KASBI bersama mahasiswa dan elemen masyarakat sipil lainnya antara lain menolak kenaikan BBM, PPN, gas elpiji, sembako, migor, cabut omnibus law UU Cipta Kerja, tolak revisi UU Pembentukan Peraturan Perundang-undangan.

Tolak penundaan pemilu/perpanjangan presiden, hentikan represifitas terhadap gerakan rakyat, tolak privatisasi aset-aset strategis.

Kemudian, usut dan tuntaskan kasus HAM masa lalu dan masa kini, lindungi buruh migran, pendidikan gratis dan ilmiah, tanah dan air untuk rakyat, Sahkan RUU PRT, serta hentikan diskriminasi dan kekerasan terhadap perempuan.