Dijelaskannya, pelaksanaan kegiatan ini berlangsung selama kurang lebih dua minggu, yaitu mulai tanggal 20 Februari hingga 4 Maret 2026. Proses rehabilitasi dilakukan guna mengatasi kerusakan yang sebelumnya dikeluhkan oleh warga setempat.
“Jadwal kegiatan pekerjaan kita sudah sesuaikan aturan,”jelasnya.
Lebihlanjut disampaikan, Endang Kartikasari , rehabilitasi irigasi tersebut diharapkan dapat bermanfaat bagi warga sekitar. Sehingga setelah dilakukan penanganan ini, saluran irigasi dapat berfungsi secara optimal dalam mendukung kegiatan pertanian masyarakat.
“Pemerintah tetap fokus dengan program ketahanan pangan,”lanjutnya.
Selain itu masih kata Endang, perbaikan ini diharapkan dapat mencegah kerusakan yang lebih parah.(Hamzah)












