Arie menyatakan bahwa hampir tidak pernah menemukan pengemudi Bluebird yang mengantuk. Ia menduga para pengemudi Bluebird memiliki jadwal kerja yang ketat. Setelah selesai bekerja, mereka harus pulang agar tetap bisa memberikan layanan yang prima.
“Bluebird memberikan rasa aman bagi penumpang yang harus naik taksi pagi karena pengemudinya selalu dalam kondisi prima. Selain itu, penumpang perempuan juga merasa aman karena kaca mobilnya yang cerah, sehingga penumpang terlihat dari luar. Berbeda dengan taksi online yang memiliki kaca gelap, membuat penumpang perempuan merasa tidak aman,” jelasnya.
Baca Juga: Pemerintah Salurkan Enam Program Bansos Serentak Mulai April 2026
Direktur Utama PT Blue Bird Tbk, Adrianto Djokosoetono, menyatakan bahwa Bluebird selalu berusaha untuk memberikan layanan berkualitas dan andal demi memberikan pengalaman mobilitas yang positif bagi pelanggan.
Ia menjelaskan bahwa sejak awal beroperasi, Bluebird menyadari bahwa kualitas layanan yang andal merupakan faktor utama yang harus dinikmati oleh pelanggan.
Baca Juga: Strategi Efisiensi Energi Pemerintah Lewat Kebijakan WFH ASN Setiap Hari Jumat
Tentang aspek kenyamanan yang dipuji oleh Arda Mahardika, Adrianto memastikan bahwa hal tersebut menjadi nilai inti perusahaan dalam visi layanan yang aman, nyaman, mudah, dan personal.
Layanan Andal Bluebird: Reputasi Tak Tertandingi dan Kesuksesan di Bandara
“Dalam hal kenyamanan, Bluebird selalu mengutamakan kebersihan, ketepatan waktu, dan perilaku pengemudi yang ramah dan profesional dalam memberikan pelayanan,” ungkapnya saat diwawancarai oleh Warta Ekonomi.
Baca Juga: Cara Cek Penerima Bansos PKH dan BPNT 2026 Terbaru Jelang Pencairan Tahap II April
Sementara itu, mengenai aspek keamanan yang disoroti oleh Arie Putra, Adrianto menegaskan bahwa hal tersebut menjadi prioritas utama dalam layanan Bluebird.
“Keamanan melibatkan aspek seperti armada yang terawat dengan baik, pengemudi yang terlatih, dan kepatuhan terhadap aturan dan regulasi yang berlaku untuk menjamin keselamatan,” jelasnya.
Untuk memastikan layanan yang andal dapat dinikmati oleh pelanggan, Bluebird bekerja keras untuk menanamkan nilai-nilai inti tersebut kepada seluruh pengemudi mereka.
Pelatihan dilakukan dengan mencakup seluruh aspek yang dapat membantu individu menjadi pengemudi yang profesional dan kompeten dalam melayani pelanggan.
“Kami menganggap penting untuk menanamkan nilai-nilai dan fondasi Bluebird, seperti Peduli, Integritas, Pelayanan Prima, dan Pola Pikir Berkembang,” tegasnya.
Adrianto, yang lulus dari Institut Teknologi Bandung (ITB) dengan gelar Teknik Industri, mengatakan bahwa kualitas layanan andal Bluebird didukung pula oleh infrastruktur penunjang seperti pool dan pusat pelatihan.
Kedua infrastruktur tersebut berperan dalam melakukan pembinaan, pengembangan, dan pengawasan.
“Melalui infrastruktur pendukung ini, kami memastikan bahwa sistem yang kami miliki dapat menanamkan nilai-nilai layanan kami kepada seluruh keluarga besar Bluebird,” pungkasnya.
Bluebird: Taksi Pilihan Utama di Bandara untuk Layanan Andal, Kenyamanan, dan Keamanan yang Tak Tergantikan
Kesuksesan Bluebird sebagai perusahaan taksi terdepan juga didukung oleh nilai inti yang dijunjung tinggi, seperti Peduli, Integritas, Pelayanan Prima, dan Pola Pikir Berkembang.
Pengemudi Bluebird yang terlatih dan kompeten serta infrastruktur pendukung yang handal, seperti pool dan pusat pelatihan, menjadi fondasi penting dalam menyediakan layanan andal dan berkualitas tinggi.












