Ini dikarenakan semua pertemuan dan diskusi dilakukan secara virtual melalui platform zoom. Sri Mulyani menekankan bahwa jika terdapat temuan korupsi atau penyimpangan, pihak berwenang berhak melakukan pemeriksaan.
Sri Mulyani juga menyatakan bahwa pada masa itu, banyak pihak merasa khawatir dalam mengambil keputusan, dan itulah sebabnya Kementerian Keuangan selalu merekam seluruh percakapan yang terjadi dalam rapat-rapat tersebut.
Baca Juga: Diakui IPSI, M. Taufiq Sah Pimpin PSHT, Blitar Serukan Soliditas Nasional
Ia menambahkan bahwa keputusan rapat-rapat tersebut semuanya diambil melalui pertemuan virtual karena pertemuan langsung masih sulit dilakukan, terutama pada paruh pertama tahun 2021 hingga semester pertama 2022, di mana varian Delta menjadi dominan.
Integritas dan Transparansi: Sri Mulyani Ungkap Keputusan Kunci Penanganan Anggaran Saat Pandemi
Dalam menanggapi keadaan darurat pandemi, Menteri Keuangan Sri Mulyani menjelaskan bahwa penyerapan anggaran dilakukan dengan cermat dan transparan. Dengan melibatkan berbagai lembaga pengawas, termasuk Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), proses pengambilan keputusan direkam melalui platform zoom.
Baca Juga: Pakar Hukum Sebut Rekrutmen Perangkat Desa Kabupaten Kediri Tahun 2023 Cacat Hukum
Meskipun situasi sulit, Menteri Keuangan menekankan bahwa integritas tetap menjadi prioritas, dan ia mengizinkan pihak berwenang untuk memeriksa potensi korupsi atau penyimpangan. Dalam suasana yang penuh ketidakpastian, keputusan rapat-rapat pun diambil secara virtual untuk memastikan kelancaran proses, khususnya selama varian Delta mendominasi pada 2021 hingga semester pertama 2022.












