Example floating
Example floating
Birokrasi

Rahasia Kebijakan Jitu Terbongkar, Ternyata Data Demografi Pegang Kunci Utama

Avatar
×

Rahasia Kebijakan Jitu Terbongkar, Ternyata Data Demografi Pegang Kunci Utama

Sebarkan artikel ini

“Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga menjadi salah satu pilar kementerian yang mendukung penuh implementasi DTSEN, yang bersumber dari Pendataan Keluarga. Data ini sangat penting, contohnya dalam menentukan sasaran yang tepat untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG), khususnya bagi ibu hamil dan ibu menyusui,” jelasnya.

Wamen Isyana juga menyoroti pentingnya memanfaatkan momentum bonus demografi dengan cara meningkatkan kapasitas serta partisipasi optimal penduduk usia produktif, baik laki-laki maupun perempuan, dalam dunia kerja. Selain memberikan perhatian khusus kepada generasi muda melalui Program Pusat Informasi dan Konseling dan Generasi Berencana (Genre) Indonesia, pihaknya juga mendorong adanya kebijakan yang mendukung perempuan agar dapat kembali aktif bekerja setelah melahirkan.

Baca Juga: Gedung Baru Univ Islam Syekh Wasil Al Wasil Kota Kediri Diduga Salahi Bestek, Pejabat Belum Bisa Dikonfirmasi

“Salah satu wujud nyata dari upaya ini adalah melalui Program Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA). Program ini bertujuan untuk memperluas akses terhadap fasilitas Tempat Penitipan Anak yang ramah anak, sehingga perempuan memiliki lebih banyak pilihan untuk kembali bekerja pasca melahirkan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, program Makanan Bergizi Gratis yang ditujukan untuk ibu hamil tidak hanya bertujuan untuk menekan angka stunting, tetapi juga berpotensi menciptakan lapangan pekerjaan baru bagi perempuan. Hal ini terutama berlaku bagi mereka yang terlibat dalam proses memasak, membersihkan peralatan makan, serta mengantarkan makanan kepada ibu hamil dan ibu menyusui.

Baca Juga: Sah!! Ahmad Baharuddin Wabup Resmi Dapat SK PLT Bupati Tulungagung

“Program ini dirancang dengan pendekatan padat karya dan memiliki tujuan ganda. Selain menyerap tenaga kerja perempuan, program ini juga bertujuan untuk memperbaiki status gizi masyarakat dengan sasaran yang akurat berdasarkan data yang valid,” pungkasnya.