Example floating
Example floating
Daerah

Puluhan Warga Gelar Doa Bersama Di Makam Pangeran Tunggul Angin | Memo Surabaya

A. Daroini
×

Puluhan Warga Gelar Doa Bersama Di Makam Pangeran Tunggul Angin | Memo Surabaya

Sebarkan artikel ini
banner 468x60

Situbondo, Memo
Puluhan warga dari berbagai kalangan melakukan ritual, berziarah ke makam Tunggul Angin dusun Kandang, desa olean kabupaten Situbondo Jawa Timur , Senin Malam ( 13/9/2021),pukul 20 :30 wib.

Di kompleks pemakaman pangeran Tunggul Angin mereka datang dari berbagai kampung atau desa melakukan doa bersama di makam keramat itu untuk memohon keselamatan dan ketentraman kepada Allah. Tampak juga anak muda hingga orang tua hadir dalam acara doa bersama.

Baca Juga: H2+1 Lebaran 1447 H Daop 7 Madiun Catat Berangkatkan Lebih  17 Ribu Penumpang Dihimbau Bawa Bagasi Sesuai Aturan

Yoyok selaku pemimpin acara ritual ziarah tersebut mengatakan bahwa tujuan berdoa bersama karena dirinya berpegangan pada fatwah para ulama bahwasanya mendokan orang banyak satu kali akan di balas dengan berkali kali lipat oleh Allah. Maka dari itu dirinya melakukan ritual dengan berziarah ke makam Pangeran Tunggul Angin dengan bertujuan yang pertama bersilaturahmi serta memohon keselamatan dan ketengan kepada Allah , bersama dengan sekumpulan orang – orang yang mengikuti acara ziarah tersebut kepada Allah.

Dirinya menegaskan tidak ada maksud dan tujuan khusus dalam melakukan doa bersama rombongan di makam pangeran Tunggul Angin terkecuali munajad memohon keselamatan dan ketenangan jiwa serta membuka seluruh pintu rezeki dari Allah. Dirinya menambhakan, bahwa meminta segala sesuatunya hanya pada Allah bukan pada makam Pangeran Tunggul Angin.

Baca Juga: H+2 Lebaran 1447H/ 2026 M, Volume Penumpang di Wilayah Daop 7 Madiun Pecah Rekor Capai Puluhan Ribu

” Jadi kedatangan kami ke sini hanya melakukan ziarah, berdoa memohon kepada Allah agar selamat dan ketenangan jiwa dalam keadaan dan situasi apapun , apa lagi sekarang, bukan berarti kami meminta pada makam, itu syirik hukumnya,” tegas Yoyok.

Yoyok menambahkan bahwa dalam melakukan acara ziarah pihaknya meminta kepada para kolega-kolega nya untuk urun rembuk dan mau sedikit menyisihkan rejeki nya sebagai modal bekal dalam melakukan ziarah ke sejumlah makam para leluhur.

Baca Juga: H+2 Lebaran, Meski Ramai dan Padat Situasi Jalan Doho Termasuk Stasiun KA Kediri Tetap Lancar, Begini Penjelasan Polisi

Pria beraktiitas setiap harinya sebagai perawat bunga melati ini menuturkan, ritual ziarah makam ini sudah sering di lakukannya.

Setelah beberapa menit kemudian dia bersama kumpulan peziarah menyantap makanan yang telah di sediakan.

banner 300x250

Baca Lebih Lengkap di Sini