Deskripsi Banner
Deskripsi Banner
Nganjuk

Prosesi Pelepasan Prabu Kresna Boyong Keprabon Dari Tlatah Ngetos Ke Bumi Tanjunganom Diikuti Ratusan Pengiring

Mulyadi Memo
×

Prosesi Pelepasan Prabu Kresna Boyong Keprabon Dari Tlatah Ngetos Ke Bumi Tanjunganom Diikuti Ratusan Pengiring

Sebarkan artikel ini
Screenshot 2026 10 22 05 29 28 63

NGANJUK, MEMO – Mampu berbicara fasih dalam ilmu pemerintahan , taktis dan diplomatis dalam bersikap , bijaksana serta ahli strategi dalam hal menjaga keharmonisan masyarakat dan kewibawaan abdi dalem serta punggowo di kerajaan dworowati.

Itu adalah karakter ( watak wantu) Prabu Kresna salah satu tokoh inspiratif di dunia pewayangan karena memiliki jiwa besar dan teruji kiprahnya mampu membangun kerukunan rakyatnya di wilayah kerajaan Dworowati yang dia ( prabu Kresna) pimpin.

Susunan narasi di dua alinea tersebut sekilas menggambarkan figur Nuri Prihandoko yang sekarang menjabat sebagai Camat Tanjunganom menggantikan Plt Camat Tanjunganom Sarwo Widodo.

Kenapa sosok Prabu Kresna ( titisan dewa Wisnu) harus diwejawantahkan dengan figur seorang Nuri Prihandoko yang sebelumnya menjabat sebagai Camat Ngertos. Perumpamaan itu bukan tanpa alasan dan realita.

Dan itu bisa dilihat dengan mata telanjang. Seberapa tinggi popularitas dan kecintaan masyarakat Ngetos terhadap Nuri Prihandoko saat pindah tugas ( mutasi) dari Kecamatan Ngertos ke Kecamatan Tanjunganom.

Benar benar terbukti, tidak kurang dari ratusan pengiring berasal dari jajaran Forpimcam, pegawai di lintas sektor kecamatan Ngetos berasal dari Puskesmas, PPKBS, BPP Pertanian, Korwil Pendidikan, kepala desa se Kecamatan Ngetos, tokoh masyarakat, tokoh agama, sesepuh pinisepuh kecamatan Ngetos, kepala sekolah SMP se Kecamatan Ngetos serta pengurus dan kader kader PKK se Kecamatan Ngetos tumplek blek memenuhi ruang pendopo Kecamatan Tanjunganom saat dilaksanakan acara pisah sambut pada hari Rabu ( 21/10/2026).

” Figur Kresna sekarang berada di Kecamatan Tanjunganom kami hanya berpesan jaga kebersamaan saling mengingatkan dan jaga sinergitas yang membangun,” ucap para pengiring pelepasan Nuri saat usai acara pisah sambut.

Untuk diketahui , dalam prosesi serah terima perwakilan dari Kecamatan Ngetos kepada Kecamatan Tanjunganom, Kepala Desa Klodan, Haryono, di daulat sebagai perwakilan dari kepala desa sekecamatan Ngetos untuk menyerahkan camat Nuri kepada keluarga besar kecamatan tanjung anom.

” Acara pisah sambut ini semoga dapat menjadi awal penguatan koordinasi antara pemerintah kecamatan, pemerintah desa, unsur Forkopimcam, dan masyarakat dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan serta pelayanan publik yang sehat,” ujar Kepala Desa Sonobekel , Sentot Rudy Prasetiono mewakili sejumlah kepala desa di wilayah Kecamatan Tanjunganom yang hadir dalam agenda tersebut.

Sementara dikatakan Camat Tanjunganom , Nuri Prihandoko tidak panjang lebar memberikan statemen kepada para awak media cukup dengan mengucapkan bismillah bekerja ikhlas sesuai tupoksi. ( Adi)