Deskripsi Banner
Deskripsi Banner
Nganjuk

Lautan Jilbab Dan Aroma Politik Jelang Pilkades 2027 Di Kampungbaru

Mulyadi Memo
×

Lautan Jilbab Dan Aroma Politik Jelang Pilkades 2027 Di Kampungbaru

Sebarkan artikel ini
IMG20261106161854 scaled

NGANJUK, MEMO – Pelaksanaan pemilihan kepala desa ( Pilkades ) 2027 di Kabupaten Nganjuk sudah diambang waktu. Sesuai jadwal, pilkades serentak yang diikuti sebanyak 234 desa yang tersebar di 20 kecamatan jatuh pada tanggal 11 Pebruari 2027 mendatang .

Dari sisa waktu yang semakin limit itu memantik suhu politik di masyarakat semakin gerah. Cek ombak atau istilah lain survei elektabilitas terus bergerak.

IMG 20261106 203048

 

Hal itu dilakukan untuk mengukur atau mengetahui seberapa kuat dukungan masyarakat terhadap para figur bakal calon kandidat di moment pilkades yang tersisa kurang dari 4 bulan ini.

Waktu yang pendek. Oleh karenanya dengan sisa waktu itu benar benar dimanfaatkan oleh para kontestan untuk berebut simpati masyarakat dengan beragam cara dan gaya berpolitik.

IMG20261106162049 scaled

Seperti halnya di Desa Kampungbaru Kecamatan Tanjunganom. Di moment kegiatan keagamaan berupa pengajian jumat pahing tingkat desa , sempat tertangkap aroma politik yang cukup sedap .

Tidak kurang dari ribuan jamaah fatayat – muslimat NU ranting Desa Kampungbaru, ada sebagian ibu ibu berseragam banom ( badan otonom ) NU secara blak blakan ( blokosuto) memberi dukungan sepenuhnya kepada Susilo Dwi Prasetiyo jika maju ke arena pilkades mendatang. Dan ada sebagian lagi ibu ibu berkerudung memilih no coment alias tidak tahu dunia politik.

Screenshot 2026 11 06 18 24 42 32

 

” Pun kadung cocok lanjutkan ,” teriak kompak para ibu ibu mengenakan seragam fatayat saat diwawancarai wartawan usai acara pengajian Jumat pahing yang dihadiri muspika setempat.

Hal senada juga disampaikan Hj. Nur Alifah salah satu jamaah muslimat ranting kampungbaru optimis tetap dukung Susilo Dwi Prasetiyo jika maju Pilkades mendatang.

IMG 20261106 203131

” Yang saya tahu bapak lurah orangnya bijaksana dan dermawan,” ujar Hj. Nur Alifah seraya senyum segar tanda pengakuan yang bukan kaleng kaleng.

Sekilas testimoni kelompok jamaah dari dua badan otonom ( banom) milik Nahdlatul Ulama ( NU) menandakan lampu hijau untuk SDP panggilan akrab kepala desa kampungbaru itu. Karena NU adalah kelompok mayoritas.

IMG20261106144335 scaled

 

Bicara sejarah perjuangan dan kontribusi NU terhadap bangsa, SDP secara gamblang mentransfer wawasan kepada ribuan jamaah dengan menggunakan bahasa patriotik dengan mengutip bahasa Bung Karno.

Di depan ribuan jamaah , SDP menyuarakan dengan runtut b ahwa kata bung Karno,saya sangat cinta kepada NU, saya akan gelisah bila ada yg mengatakan bahwa ia tidak cinta kepada NU.

Maka meski harus merayap sekalipun saya akan tetap datang ke muktamar NU, biar orang tidak meragukan ke NU an saya.NU boleh ada di Indonesia 100 tahun lamanya, bahwa kata Bung Karno,kita tidak hanya akan bernegara 100 tahun lamanya, kita tidak hanya akan bernegara 1000 tahun lamanya,, tetapi kita akan bernegara selama lamanya,,dan selama itu pula NU tetap ada di dunia.

Untuk diketahui, dalam pengajian Jumat pahing yang dilaksanakan di rumah kediaman kades kampungbaru di dusun Kranggan tersebut hadir sebagai penceramah ,KH. Syamsudin Al Alim pengasuh ponpes Al Fatah Pule Klurahan Tanjunganom. ( Adi )