Ia berharap bahwa inovasi yang dilakukan oleh jajaran Polres Tasikmalaya, seperti bengkel keliling dan tim ganjal ban yang disiagakan di tanjakan, dapat memberikan rasa aman, nyaman, dan kelancaran bagi para pemudik di jalur mudik.
Jalur mudik Tasikmalaya-Garut melalui Singaparna, lanjutnya, seringkali menjadi jalur alternatif yang dilewati oleh kendaraan pemudik, terutama jika terjadi kemacetan di wilayah Kota Tasikmalaya saat arus balik.
“Singaparna merupakan jalur alternatif utama. Biasanya, jika terjadi kemacetan di Kota Tasikmalaya, arus kendaraan akan dialihkan melalui Singaparna,” pungkasnya.
Kepala Unit Keamanan dan Keselamatan Satuan Lalu Lintas Polres Tasikmalaya, Ipda Dian, menambahkan bahwa pihaknya telah menyiapkan dua orang montir yang akan bertugas secara bergantian selama 24 jam untuk melayani para pemudik.
Masyarakat yang mengalami kendala dengan kendaraannya di jalan dapat segera melaporkan kepada petugas kepolisian terdekat, atau menghubungi layanan yang tersedia melalui telepon ke nomor 110.
“Masyarakat juga bisa menghubungi layanan 110 jika membutuhkan bantuan bengkel yang siaga 24 jam,” imbaunya.
Baca Juga: Misteri Kematian Bocah di Sukabumi Dugaan Kekerasan Ibu Tiri Hingga Proses Hukum












