Diberitakan sebelumnya, waktu pelaksanaan pengesahan warga baru PSHT cabang Kabupaten Blitar, terkonfirmasi beberapa titik lokasi di Kota Blitar menjadi titik kumpul ratusan kelompok orang yang akan melakukan kericuhan di lokasi acara pengesahan.
“Berkat bantuan keamanan dari polri, TNI hingga pihak renpam, ratusan orang yang mau bikin ricuh itu berhasil dipukul mundur agar terjaga keamanan acara pengesahan warga baru PSHT cabang Kabupaten Blitar,” ujarnya.
Baca Juga: Era Digital dan Tantangan Akurasi, Jairi Irawan Gelar Diskusi Bersama Jurnalis Blitar
Bagas juga mengkonfirmasi bahwa pimpinan atau ketua PSHT cabang Kabupaten Blitar itu hanya dia sendiri. Dia mengatakan, jika ada yang mengaku sebagai pimpinan PSHT Kabupaten Blitar, Bagas menegaskan itu hoaks alias berita palsu.
“Legalitas formal kami sudah final dan tidak ada upaya hukum lagi, misalnya ada pihak yang akan menyoal legalitas formal kami,” tegasnya.
Baca Juga: Retribusi atau Pungli? Jalur Perbatasan Blitar–Malang Disorot
Sebagai informasi, Pengesahan ratusan warga baru Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Kabupaten Blitar berlangsung khidmat dan aman, Sabtu malam (12/7/2025) di Gedung Kankab Lama. Namun, momen tersebut sempat diwarnai insiden kecil: sekelompok orang tak dikenal yang membawa atribut salah satu perguruan silat dibubarkan oleh aparat keamanan.
Kelompok yang mayoritas berisi anak-anak muda itu kedapatan berkumpul secara mencurigakan di sekitar lokasi acara. Mereka juga diketahui menerima kiriman logistik berupa satu mobil pickup berisi nasi bungkus, yang diduga sebagai bentuk dukungan untuk melancarkan aksi provokasi.**
Baca Juga: Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan, Wabup Beky Paparkan Fokus Pemkab Blitar












