Polda Jatim Bakal Jerat Wajib Pajak bandel dengan UU Money Loundry

  • Whatsapp
Polda Jatim bakal jerat wajib pajak bandel yang selalu mengindari pajak dengan undang undang money lindry
Polda Jatim bakal jerat wajib pajak bandel yang selalu mengindari pajak dengan undang undang money lindry

Surabaya, Memo
Terobosan baru untuk menjerat para wajib pajak yang lolos dari jeratan hukum, akibat bandel berurusan dengan kewajiban pajak negara. Mereka bakal dipidanakan, jika bandel dalam memenuhi kewajiban membayar pajak ke negara. Terobosan baru tersebut bakal diogodok Polda Jawa Timur, menyusul komitmen dengan Dirjen Pajak, tadi pagi.

Untuk mengantisipasi wajib pajak bandel, Polda Jatim serta Ditjen Pajak membuat tim. Perihal itu dicetuskan dikala audensi antara Wakapolda Jawa Timur Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo, Jumat( 16/ 4/ 2021) serta Ditjen Pajak Provinsi Jatim di Gedung Tribrata lantai 2 Mapolda Jawa Timur.

Bacaan Lainnya

Wakapolda Jawa Timur Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo mengatakan, buat mengestimasi wajib pajak yang“ bandel”, kedepan bisa jadi dapat dibentuk regu gabungan antara Polda Jatim serta Ditjen Pajak. Sehingga, esoknya kerjasama ini dapat menghadang modus wajib pajak yang berupaya menjauh dari kewajibannya dan bisa mengamankan sasaran pendapatan pajak di Indonesia khususnya di area Jawa Timur.

Muncul dalam pertemuan itu Irwasda Polda Jatim, Wadirkrimsus Polda Jatim serta Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko. Sedangkan dari Ditjen Pajak tampil; Kabid Pemeriksaan Penagihan, Intelijen, Penyidikan Jatim I; Kabid Pengecekan, Penagihan, Intelijen Jatim II; Kabid Pemeriksaan, Penagihan, Intelijen Jatim III serta pengawas penyidik Pajak.

“ Banyak metode yang dilakukan wajib pajak buat menjauhi pajak, alhasil kedepan butuh kita bentuk tim antara Polda jatim serta Ditjen Pajak,” nyata Wakapolda Jatim, Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo, dikala menyambut audiensi dari Ditjen Pajak.

loading…

Sementara itu Ashari Kabid Pemeriksaan Penagihan, Intelijen, Investigasi Jatim I mengatakan kalau pihaknya berterima kasih pada Polda Jatim yang sudah menyambut audiensi dari Ditjen Pajak Jatim.

“ Impian kita kerjasama lebih besar dalam rangka pengamanan penerimaan kita, peninggalan kita serta penjagaan penguatan hukum untuk wajib pajak“, kata Ashari Kabid Pemeriksaan Penagihan Intelijen Jatim I.

Ditambahkan oleh Irawan Kabid Pemeriksaan Penagihan Intelijen Jatim II melaporkan, kalau kerjasama dengan Polri( Polda Jatim) ini amat bagus dialami sepanjang 4 tahun dirinya dinas di wilayah Jatim. Perihal ini teruji, tiap tahun Ditjen Pajak Jatim senantiasa menemukan apresiasi buat penyidikan.

Tidak hanya itu, dikala ini banyak wajib pajak“ bandel” yang mana, mereka senantiasa berupaya buat mempailitkan perusahaannya buat menjauhi melunasi pajak, dikala dicoba penagihan. Sehingga hambatan di lapangan itu diperlukan kerjasama antara Ditjen Pajak dengan Polda Jatim.

Pada Wajib Pajak yang bandel, kedepannya butuh ditindak tidak cuma cocok dengan Undang Undang Pajak namun perlu dijerat dengan Undang Undang Tindak Pidana Pencucian guna mengembalikan aset negara.

“ Kewajiban kita ada di pemeriksaan, penagihan serta intelijen. Kita kerap memperoleh kesusahan pada dikala penagihan, alhasil memerlukan kerjasama dengan Polda Jatim buat mengestimasi wajib pajak yang bandel,” pungkasnya .

Pos terkait