Example floating
Example floating
Birokrasi

Pentingnya Kepemimpinan dalam Pengembangan Softskill Melalui Kegiatan Kepramukaan

A. Daroini
×

Pentingnya Kepemimpinan dalam Pengembangan Softskill Melalui Kegiatan Kepramukaan

Sebarkan artikel ini
Pentingnya Kepemimpinan dalam Pengembangan Softskill Melalui Kegiatan Kepramukaan

MEMO,Semarang:      Dalam sorotan “Pentingnya Kepemimpinan dalam Pengembangan Softskill Melalui Kegiatan Kepramukaan,” Siti Atikoh Supriyanti, Ketua Kwartir Daerah Jawa Tengah, membagikan wawasan tentang bagaimana kepramukaan menjadi wadah efektif untuk membentuk jiwa kepemimpinan.

Artikel ini akan membahas perannya dalam mengasah softskill dan lifeskill, serta bagaimana kepramukaan menjadi panggung uji bagi para pemimpin masa depan.

Baca Juga: Terungkap! Ketua Kadin Cilegon Dalam Pusaran Dugaan Pemerasan Proyek Triliun Rupiah

Kepemimpinan Sejati: Pengalaman Siti Atikoh Supriyanti di Kwartir Daerah Jawa Tengah

Ketua Kwartir Daerah Jawa Tengah, Siti Atikoh Supriyanti, mengungkapkan bahwa kegiatan kepramukaan tidak hanya melibatkan pengembangan softskill dan lifeskill semata. Dalam lingkungan kepramukaan, jiwa kepemimpinan juga akan diuji dan dibentuk.

Keseimbangan Gender dan Dedikasi: Suksesnya Kepramukaan Jawa Tengah di Bawah Atikoh

“Atas dasar kepramukaan, kita diajarkan tentang kepemimpinan, baik itu untuk anggota laki-laki maupun perempuan,” ujar Atikoh setelah menghadiri acara Malam Gala Dinner “Peumulia Jamee” Musyawarah Nasional Gerakan Pramuka XI di Balee Meuseuraya Aceh, Banda Aceh, pada Jumat (1/12/2023).

Baca Juga: Laksanakan Tugas Kemanusiaan, Babinsa Koramil 02 Pesantren / Kodim 0809 Kediri Amankan dan Evakuasi ODGJ di Kelurahan Tempurejo

Lebih lanjut, kepramukaan bukan hanya mengajarkan anggotanya mengenai sandi, tali-temali, dan baris berbaris saja. Sebaliknya, kepramukaan memberikan pelatihan softskill dan lifeskill kepada para anggotanya.

Atikoh menekankan bahwa kepemimpinan, khususnya, akan teruji dalam setiap kegiatan kepramukaan. Sebagai perempuan pertama yang memimpin Kwartir Daerah Jateng, Atikoh mendorong agar generasi muda tetap aktif dalam kepramukaan, meskipun terdapat dampak perkembangan teknologi yang pesat.

Baca Juga: Kantor Koramil 02 Pesantren/Kodim 0809 Kediri Direhab, Ketua LSM AWAS Jatim Nur Khalifa: Pemerintah Daerah Harus Cari Solusi Agar Kantor Bisa Layak Huni

Ia mencontohkan bahwa di Jawa Tengah, kepramukaan aktif melibatkan anggota dari tingkat SD hingga mahasiswa dan dewasa. Atikoh menyatakan bahwa baik anggota laki-laki maupun perempuan memiliki keseimbangan dalam kemampuan dan dedikasi di dalam kepramukaan.

“Sebagai anggota Pramuka, perempuan akan siap menjadi pemimpin kapan saja dan di mana saja karena mereka telah teruji,” tegasnya.