Example floating
Example floating
HomeNGANJUK

Pencemaran Limbah Jelaga PG Lestari Ancam Kesehatan Dua Warga Terindikasi Terkena ISPA

Mulyadi Memo
×

Pencemaran Limbah Jelaga PG Lestari Ancam Kesehatan Dua Warga Terindikasi Terkena ISPA

Sebarkan artikel ini

NGANJUK, MEMO – Dampak polusi udara yang bersumber dari limbah jelaga ( langes) hasil pengolahan tebu Pabrik Gula ( PG) Lestari ternyata tidak hanya menimbulkan pencemaran lingkungan saja. Tapi lebih dari itu, sudah berdampak pada kesehatan warga.

Dari hasil penelusuran ditemukan data ada dua warga mengaku mengalami sesak nafas dan sempat menjalani perawatan intensif di salah satu rumah sakit.

Baca Juga: PC Muhammadiyah Kertosono Besok Tunaikan Sholat Ied Di Lima Titik

” Sejak tahun kemarin saya dinyatakan oleh dokter terkena gangguan pernafasan,” ujar Ruth salah satu warga yang rumahnya persis berada di depan pabrik.

Baca Juga: Ponpes Al Ubaidah Jadi Tuan Rumah Penutupan Safari Ramadan 1447 H/2026 M Pemkab Nganjuk

Ditanya penyebab penyakitnya itu dikatakan Ruth kemungkinan besar karena serbuk langes pabrik yang dia hirup sudah puluhan tahun.

Baca Juga: SDP Ngudo Roso , 2026 Tahun Tantangan Untuk Desa

Disinggung soal dengan musibah yang dia alami seperti itu apakah pihak pabrik memberikan kompensasi kesehatan untuk biaya berobat. Dengan singkat dikatakan Ruth tidak pernah menerima uang kompensasi kesehatan dari pabrik.

” Sejak awal berobat memakai kartu BPJS mandiri. Tidak ada biaya toleransi dari pabrik,” akunya kepada wartawan memo.co.id saat ditemui di rumahnya hari ini ( Jumat,26/09/2025).

Selain dirinya yang terkena sesak nafas, Ruth juga menyebut tetangganya bernama Hery juga mengalami hal yang sama. Rumahnya juga persis di depan pabrik.

Dengan informasi tersebut , wartawan memo.co.id berusaha klarifikasi ke pihak Administratur ( ADM) PG Lestari namun tidak ada tanggapan. Pasalnya saat menghubungi nomor WhatsApp milik Junet selaku ADM PG Lestari tidak mendapat respon.

Justru informasi yang berkembang dilapangan ada kabar kalau ADM PG Lestari ,Junet, menjalani pemeriksaan di Polda. ” Pemanggilan ADM ke Polda setelah ada Monev dari Dinas Lingkungan Hidup Propinsi dan daerah beberapa waktu yang lalu. Kelihatanya persoalan limbah,” ujar nara sumber memo.co.id yang enggan namanya disebut. ( Adi )