Warga dari Sidoarjo, Gresik, dan Surabaya nantinya juga bisa memilih moda transportasi yang terhubung satu sama lain. Penumpang Bus Trans Jatim, seperti bisa turun di titik tertentu lalu melanjutkan perjalanan dengan angkot atau layanan Wira-Wiri. Hal tersebut merupakan misi utama untuk memudahkan masyarakat dalam meningkatkan kemudahan antar daerah.
Tentang pembagian tarif atau sistem tiket terusan, masih menjadi pembahasan hangat antara Dinas Perhubungan Kota Surabaya dan Provinsi Jawa Timur. “Nanti kita akan hitung. Misalnya, Rp2.000 sampai mana? Oh, batas opernya di sini,” tegas Eri.












