Example floating
Example floating
BLITAR

Pemkab Blitar Bergerak Cepat Tangani Dampak Puting Beliung di Ponggok

Prawoto Sadewo
×

Pemkab Blitar Bergerak Cepat Tangani Dampak Puting Beliung di Ponggok

Sebarkan artikel ini

Blitar, memo.co.id
Bencana angin puting beliung yang melanda wilayah Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar, meninggalkan jejak kerusakan di permukiman warga. Sedikitnya 31 rumah mengalami kerusakan ringan hingga sedang, mayoritas akibat genteng rontok diterpa angin kencang. Sementara sekitar 10 rumah lainnya rusak lebih parah setelah tertimpa pohon tumbang.

Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat malam dan langsung mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Blitar. Hingga Sabtu (30/1/2026) pagi pukul 10.00 WIB, Bupati Blitar Rijanto turun langsung ke lokasi bencana di Dusun Sumbernanas untuk memastikan penanganan korban berjalan cepat dan tepat.

Baca Juga: Deteksi Dini Penyakit Penting, Nurhadi Ajak Masyarakat Blitar Rutin Skrining Kesehatan

“Sejak tadi malam kami sudah melakukan pemantauan. Rekan-rekan dari Tagana dan BPBD langsung bergerak agar dampak bencana ini bisa segera ditangani semaksimal mungkin,” ujar Rijanto di sela-sela kunjungannya.

Orang nomor satu di Kabupaten Blitar itu menegaskan, rumah warga yang mengalami kerusakan berat akibat tertimpa pohon akan menjadi prioritas penanganan. Ia memastikan tidak ada warga yang dibiarkan berlama-lama hidup dalam kondisi terdampak bencana.

Baca Juga: Berbagi di Bulan Ramadan, Polsek Sananwetan Bagikan Takjil untuk Pengendara

Bersamaan dengan kehadiran Bupati, sejumlah relawan dari berbagai elemen turut bergerak cepat. Terlihat relawan Peduli Kasih, Bagana NU, Dinas Sosial, serta Tagana mendirikan dapur umum di sisi masjid setempat. Bantuan sembako pun mulai disalurkan untuk meringankan beban para korban.

Kunjungan Bupati Blitar tersebut juga didampingi unsur Forkopimcam. Hadir di lokasi Kapolsek Ponggok AKP Tri Muliarso, Danramil 0808/07 Ponggok Kodim 0808/Blitar Kapten Inf Ariefan Dedy Santosa, serta Camat Ponggok Yudho Ismaryanto, S.STP., M.M.

Baca Juga: BGN Turun Tangan, Puluhan SPPG di Blitar Raya Ditutup Karena Tak Penuhi Standar

Kebersamaan unsur pemerintah daerah itu tampak nyata di lapangan. Mereka berbaur bersama warga dan relawan, bergotong royong membersihkan sisa-sisa dahan dan batang pohon yang menimpa rumah warga. Sedikitnya 15 unit mesin senso dikerahkan untuk mempercepat proses pembersihan.

Tak sekadar meninjau, Bupati Blitar juga menyerahkan bantuan secara langsung kepada 31 kepala keluarga terdampak. Di hadapan warga, Rijanto mengingatkan pentingnya kewaspadaan, terutama bagi warga yang tinggal di sekitar pohon besar.

“Keselamatan warga harus menjadi yang utama. Kalau sudah masuk musim bencana, memang tidak bisa kita hindari sepenuhnya. Tapi kita bisa mewaspadai dan berhati-hati demi menjaga keselamatan,” pesannya.

Kehadiran pemerintah daerah dan relawan disambut haru oleh warga terdampak. Suntoko, salah satu perwakilan korban, menyampaikan rasa terima kasihnya.

“Kami mewakili para korban mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati Blitar beserta jajaran, juga seluruh relawan yang sejak tadi malam sudah bekerja membantu kami,” ungkapnya dengan mata berkaca-kaca.

Pantauan di lapangan, petugas dari Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar juga tampak siaga untuk mengantisipasi kemungkinan gangguan kesehatan warga. Hingga Sabtu siang, belum terlihat bantuan dari unsur partai politik maupun dapur SPPG di lokasi bencana.

Meski demikian, pemerintah daerah memastikan penanganan terus berlanjut. Ditargetkan, pada Minggu seluruh rumah warga terdampak sudah tertangani dan dapat kembali ditempati dengan aman.

Di tengah musibah, kekompakan antara pemerintah daerah, relawan, dan warga menjadi bukti bahwa gotong royong masih menjadi kekuatan utama dalam menghadapi bencana.**