Deskripsi Banner
Deskripsi Banner
Nganjuk

Pagelaran Wayang Timplong Meriahkan Acara Nyadran Dusun Patuk Kampungbaru

Mulyadi Memo
×

Pagelaran Wayang Timplong Meriahkan Acara Nyadran Dusun Patuk Kampungbaru

Sebarkan artikel ini
IMG 20250710 WA0189

NGANJUK, MEMO – Mengenal lebih dekat sejarah lahirnya kesenian tradisional Jawa ” Wayang Timplong” yang hingga kini masih hidup di tengah era digitalisasi dan masih tampil di acara acara tertentu berbau ritual. Seperti acara nyadran atau bersih desa.

Wayang Timplong atau masyarakat awam menyebutnya dengan istilah wayang krucil adalah kesenian wayang asli khas Nganjuk, Jawa Timur.

IMG 20250711 074334

Kesenian kuno yang lahir sebelum Indonesia merdeka atau tepatnya di tahun 1910 tersebut diciptakan oleh Mbah Bancol dari Desa Kedungbajul, Kecamatan Pace.

Dinamakan “Timplong” karena bunyi gamelannya yang khas, terdengar seperti “plong-plong-plong” dari kejauhan.
Wayang Timplong terbuat dari kayu pipih seperti kayu waru ,mentaos atau pinus .Ukuranya lebih kecil dibandingkan wayang kulit.

IMG20250710224804 scaled

Sudah menjadi ciri khasnya, pementasan Wayang Timplong diiringi alat gamelan Jawa yang lebih sederhana. Hanya menggunakan gambang, kendang,kenong dan gong kecil ( suwukan ).

Karakter lainnya, pementasan wayang timplong biasanya tanpa kelir atau ada kelirnya tapi bolong tengah. Dan waktu pertunjukkan lazimnya dilakukan pada siang hari. Tapi ada sebagian memilih malam hari.

IMG20250710224854 scaled

Untuk alur ceritanya ( lakon) tidak sama dengan lakon dalam wayang kulit. Lebih dominan mengangkat cerita rakyat (legenda), cerita Panji. Dan lakon seputar kisah asal usul daerah (babad desa).

Untuk diketahui, wayang timplong pernah mengalami masa kejayaannya pada tahun 1970 /1980 an.Namun dengan perkembangan teknologi dan munculnya berbagai jenis kesenian lain, akhirnya popularitasnya menurun.

IMG 20250710 WA0182

Namun hal itu bukan berarti keberadaan wayang timplong sudah punah. Masih ada acara nyadran desa yang masih mendatangkan tontonan wayang timplong.

Seperti di Dusun Patuk Desa Kampungbaru Kecamatan Tanjunganom, Nganjuk. Pada Kamis malam (10/07/2025) dalam acara bersih dusun dimeriahkan pertunjukkan wayang timplong.

” Selain untuk memeriahkan tradisi nyadran , acara ini juga dalam upaya uri uri Budoyo Adi luhung agar tetap lestari dan hidup ditengah gelombang android. Khususnya para generasi milenial agar lebih mengenal kekayaan budaya sendiri,” tutur Kades Kampungbaru Susilo Dwi Prasetyo. ( Adi)

Akses Gratis tiap pekan, Majalah Memo digital, e-Book Memo dan e-Course Memo Talenta , via Group WA Klikdisini, atau TELEGRAM Klikdisini