MEMO, Jakarta: Penemuan terbaru dari Aryanto Misel, seorang warga Lemahabang Wetan, Kabupaten Cirebon, telah menghasilkan revolusi di industri otomotif.
Dengan alat ciptaannya yang disebut Nikuba, ia berhasil mengubah air menjadi hidrogen, yang dapat digunakan sebagai bahan bakar untuk kendaraan bermotor.
Baca Juga: Arus Balik Libur Nataru 2025/2026, Berikut Beberapa Stasiun KA Yang Jadi Favorit Penumpang
Nikuba menggunakan proses elektrolisis untuk memisahkan hidrogen (H2) dan oksigen (O2) dalam air (H2O), dan hidrogen tersebut dapat langsung digunakan dalam ruang pembakaran kendaraan.
Inovasi ini menjanjikan potensi besar dalam mengurangi emisi dan ketergantungan terhadap bahan bakar fosil.
Baca Juga: Rangkaian Musda VII LDII Kota Kediri tahun 2025, Upayakan Peningkatan Kapasitas Pemuda
Cara Kerja Nikuba: Memisahkan Hidrogen dan Oksigen melalui Proses Elektrolisis
Nikuba, sebuah alat yang dibuat oleh Aryanto Misel, dapat mengubah air menjadi hidrogen dan digunakan sebagai bahan bakar untuk kendaraan bermotor.
Berikut adalah beberapa fakta tentang Nikuba, yang merupakan karya warga Lemahabang Wetan, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon.
- Nikuba adalah singkatan
Alat bernama Nikuba sebenarnya adalah singkatan. Nikuba adalah kependekan dari “Niku Banyu”, yang berarti air.
- Cara kerja Nikuba
Menurut Aryanto Misel, Nikuba bekerja dengan cara memisahkan hidrogen (H2) dan oksigen (O2) yang terdapat dalam air (H2O) melalui proses elektrolisis.
Hidrogen yang dihasilkan kemudian dialirkan ke ruang pembakaran kendaraan sebagai bahan bakar. Oksigen yang terpisah akan kembali melalui proses elektrolisis untuk diubah menjadi hidrogen, dan kemudian dialirkan kembali ke ruang pembakaran kendaraan.
Perjalanan Lima Tahun Menciptakan Nikuba: Dari Konsep Hingga Implementasi
- Waktu yang dibutuhkan untuk menciptakan Nikuba adalah lima tahun
Aryanto Misel menghabiskan waktu hingga lima tahun untuk menciptakan alat ini. Sekitar satu liter air yang diubah menjadi hidrogen melalui Nikuba dapat digunakan untuk kendaraan melakukan perjalanan dari Cirebon ke Semarang, pulang pergi. Saat ini, Aryanto masih mengurus hak paten untuk penemuan alat ini.
Nikuba dijual dengan harga Rp4,5 juta per unit.
- Nikuba dipasang pada kendaraan dinas milik TNI
Nikuba sudah dipasang pada 31 unit kendaraan dinas milik TNI. Di antaranya, 30 unit dipasang pada kendaraan dinas milik TNI dari Kodam III/Siliwangi.
- Tanggapan dari BRIN
Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional, Laksana Tri Handoko, menyatakan perlunya melakukan penelitian lanjutan terhadap Nikuba. BRIN secara prinsip mendukung inovasi yang dilakukan oleh Aryanto Misel.
Penemu Nikuba dapat memanfaatkan fasilitas penelitian dan pengembangan yang dimiliki BRIN agar penemuan ini dapat dibuktikan secara ilmiah.
Nikuba, ciptaan Aryanto Misel, telah membuka pintu menuju masa depan kendaraan yang lebih ramah lingkungan.
Dalam kurun waktu lima tahun, Aryanto berhasil menciptakan alat yang mampu mengubah air menjadi hidrogen sebagai bahan bakar.
Dengan memasang Nikuba pada kendaraan dinas milik TNI, ia telah membuktikan kehandalan dan efisiensi alat ini.
Dukungan dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) juga memberikan kesempatan bagi Aryanto untuk melakukan riset lanjutan dan memvalidasi penemuannya secara ilmiah.
Nikuba menawarkan harapan baru dalam mengurangi emisi dan menciptakan masa depan yang lebih bersih dan berkelanjutan untuk industri otomotif.












