Deskripsi Banner
Deskripsi Banner
JatimKediri

Nikah Massal di Dalam VW Kombi Pecahkan Rekor MURI, 53 Pasangan Resmi Dapat Pengakuan Negara di Kota Kediri

Hamzah Abdilah
×

Nikah Massal di Dalam VW Kombi Pecahkan Rekor MURI, 53 Pasangan Resmi Dapat Pengakuan Negara di Kota Kediri

Sebarkan artikel ini
IMG 20260724 124836
Oplus_131072

KEDIRI, MEMO– Deru mesin klasik berpadu dengan deretan Volkswagen (VW) Kombi yang berbaris rapi di Jalan Stasiun, Kota Kediri, Jumat (24/7), menjadi saksi lahirnya puluhan keluarga baru. Sebanyak 53 pasangan mengikrarkan janji suci dalam prosesi nikah massal yang memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) untuk kategori “Nikah Massal di Dalam VW Kombi Terbanyak.”

 

Pendaftaran siswa baru
kuota terbatas, datang ke Jl KH Wahid Hasyim Tanjung Warujayeng

Namun, di balik kemeriahan pemecahan rekor tersebut, tersimpan makna yang jauh lebih besar. Sebanyak 53 pasangan yang sebelumnya menikah secara agama kini resmi memperoleh pengakuan negara melalui legalitas pernikahan, sehingga hak dan kewajiban mereka sebagai suami istri terlindungi secara hukum.

Kegiatan yang menjadi bagian dari Jambore Nasional Volkswagen Indonesia Association (VIA) ke-53 sekaligus rangkaian Hari Jadi ke-1.447 Kota Kediri ini memadukan pelayanan publik, pelestarian budaya otomotif, dan promosi pariwisata dalam satu momentum yang unik.

 

Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, menegaskan bahwa nilai utama acara tersebut bukan sekadar memecahkan rekor nasional.

“Rekor yang jauh lebih bermakna adalah lahirnya 53 keluarga baru yang memulai kehidupan dengan penuh cinta, harapan, dan kebahagiaan,” ujarnya.

Vinanda menjelaskan, masih ada pasangan yang telah menikah secara agama tetapi belum tercatat secara resmi. Melalui program nikah massal dan isbat nikah ini, mereka memperoleh legalitas pernikahan sekaligus kepastian hukum.

“Melalui kegiatan ini, hak dan kewajiban suami istri dapat terlindungi secara hukum, sekaligus mereka memperoleh legalitas pernikahan secara resmi,” katanya.

 

 

Demi Masa Depan Anak

Program tersebut membawa kebahagiaan bagi Yuliani, warga Rejomulyo, bersama suaminya Hadi Utomo. Pasangan ini telah menjalani pernikahan siri sejak Maret 2023 dan memanfaatkan program isbat nikah yang difasilitasi Pemerintah Kota Kediri.

Bagi Yuliani, dokumen pernikahan bukan sekadar urusan administrasi, melainkan jaminan masa depan bagi anak pertama mereka yang segera lahir.

“Saya mengikuti isbat nikah ini untuk memperjelas status kami. Apalagi sebentar lagi anak kami akan lahir, sehingga nanti status anak jelas, akta kelahirannya mencantumkan nama ayah dan ibu,” tuturnya.

Ia juga mengaku bersyukur karena seluruh proses, mulai persidangan isbat nikah hingga pengurusan administrasi, dapat diikuti tanpa dipungut biaya.

 

 

Daya Tarik Wisata Bertaraf Internasional

Keunikan akad nikah di dalam puluhan VW Kombi juga menarik perhatian wisatawan mancanegara. Salah satunya Dedy Sam, yang hadir bersama istrinya asal Amsterdam, Belanda.

Pasangan tersebut sengaja datang ke Kediri untuk mengenang momen pernikahan mereka yang juga menggunakan Volkswagen tiga tahun lalu.

“Saya sangat menyukai acara ini. Penyelenggaraannya sangat baik dan menarik,” ungkapnya.

 

Kolaborasi antara Pemerintah Kota Kediri, komunitas Volkswagen Indonesia, dan berbagai pihak membuktikan bahwa sebuah agenda kreatif dapat menghadirkan manfaat sosial sekaligus memperkuat citra daerah.

 

Di bawah atap VW Kombi yang melegenda, bukan hanya janji suci yang terucap. Sebanyak 53 keluarga memperoleh kepastian hukum, masyarakat disuguhi atraksi yang unik, dan Kota Kediri kembali menunjukkan kemampuannya menghadirkan inovasi pelayanan publik yang berpadu dengan pelestarian budaya otomotif dan promosi pariwisata.(Hamzah)

Akses Gratis tiap pekan, Majalah Memo digital, e-Book Memo dan e-Course Memo Talenta , via Group WA Klikdisini, atau TELEGRAM Klikdisini