Example floating
Example floating
Infobis

Negara China Tidak Kondusif Karena Lockdown, Pengusaha Bakal Investasi ke Jawa Timur

A. Daroini
×

Negara China Tidak Kondusif Karena Lockdown, Pengusaha Bakal Investasi ke Jawa Timur

Sebarkan artikel ini
Negara China Tidak Kondusif Karena Lockdown, Pengusaha Bakal Investasi ke Jawa Timur

“Bukan uang saja yang dimasukkan tapi meraka ingin turut dalam produksi, ingin memberikan keyakinan tehnologinya bekerja dengan cepat dan baik. Mereka dapat share pengalaman dengan Indonesia hingga kualitas investasi mereka betul-betul bagus. Mereka bukan hanya kasih uang tapi mereka betul-betul ingin turut supervisi bahkan juga ingin transfer tehnologi supaya ke depan Indonesia telah hebat,” tutur Sun Lay Yung I.

Menyikapi kemauan itu, Adik Dwi Putranto Ketua Umum Kadin Jawa timur menyongsong baik dan mempersilakan investor China untuk pilih investasi yang disukai, karena Jawa timur mempunyai beragam jenis kekuatan investasi, dimulai dari bidang dermaga, energi, pariwisata, argo sampai beberapa project pemercepatan pembangunan ekonomi empat teritori di Jatim.

Baca Juga: JUALAN TERPURUK! China dan India Tinggalkan Batu Bara RI, Industri Tambang Pusing Tujuh Keliling!

“Saya anjurkan melakukan investasi di sarana dermaga. Ini benar-benar prospektif, dapat di Teluk Lamong atau di Lamongan itu telah ada dermaganya tetapi perlu sarana tambahan. Bisa juga melakukan investasi di Madura, terutamanya di Sumenep karena kultur warga di situ telah terbuka. Di situ ada pulau yang mempunyai oksigen terbersih ke-2 di dunia,” ungkapkan Adik.

Selanjutnya dia menjelaskan, sekarang ini telah ada dua investor dari China yang memberikan investasi mereka di industri vape atau rokok elektrik di Malang.

Baca Juga: Kas Negara 2025 Bakal Suram, Pajak Diprediksi Kembali Jeblok, Ekonomi Jadi Biang Keladi

“Satu telah usai dan satunya masih juga dalam proses. Dan yang sedang tanda-tangan dengan JIIPE ialah industri kaca dari China juga. Investasinya besar sekali yakni di range Rp48 triliun, nyaris menyamakan investasi Smelter Freeport yang berada di lokasi itu,” jelas Adik.

Adik mengharap, tatap muka ini akan diteruskan lewat tatap muka awalnya lewat cara online untuk tentukan ketertarikan investor yang ingin masuk Jatim. Bila sudah ditetapkan, karena itu perusahaan yang berkaitan akan diundang untuk lakukan presentasi dan pembicaraan lebih lanjut.

Baca Juga: Dominasi China di Hilirisasi Tambang RI Menguat: Garap Nikel EV Raksasa, Lirik Proyek Batu Bara Mangkrak!

Sebagai info, Sun Lai Yung I ditemani oleh Richard Buntario Konselor Srilanka China Trade and Investment Council di Indonesia Buntario. Datang dalam peluang itu, Tritan Saputra Wakil Ketua Umum Sektor Telekomunikasi dan Tehnologi Informatika Kadin Jawa timur, Diar Kusuma Putra Wakil Ketua Umum Sektor Kerja sama, Jaringan Usaha Antara Propinsi Kadin Jawa timur dan beberapa pebisnis Jatim.