Bandung, Memo |
Nama Dedi Mulyadi kini tengah melambung tinggi dalam kancah politik, menyusul serangkaian gebrakan yang memikat perhatian publik di Jawa Barat. Popularitasnya yang kian menanjak menjadi perbincangan nasional, terutama setelah ia berhasil membawa perubahan signifikan. Namun, di balik sorotan karir cemerlang Dedi Mulyadi, kisah pribadinya dengan sang mantan istri, Anne Ratna Mustika, kembali menjadi bahan perbincangan, terutama setelah perceraian mereka pada tahun 2023 lalu.
Isu Perceraian dan Kenaikan Karir yang Berbeda
Baca Juga: Kisah Tim Friede, Pria yang Jadi Kebal Racun Setelah 200 Gigitan Ular Selama 18 Tahun
Dedi Mulyadi dan Anne Ratna Mustika, yang dikaruniai dua orang anak dari pernikahan mereka, mengakhiri bahtera rumah tangga pada tahun 2023. Perceraian tersebut diwarnai rumor tak sedap. Kala itu, Anne Ratna disebut-sebut menceraikan Dedi Mulyadi lantaran mantan suaminya tersebut tak lagi menjabat posisi penting, sementara Anne sendiri saat itu menduduki kursi Bupati Purwakarta. Dedi Mulyadi bahkan sempat menguraikan hal tersebut usai sidang cerainya.
Namun, roda nasib kini berputar. Dedi Mulyadi tengah bersinar terang dengan karir politiknya, sementara Anne Ratna justru disibukkan dengan tudingan serius yang menjeratnya.
Baca Juga: Kasus Covid-19 di Jawa Timur Meningkat Setelah Lebaran
Terseret Kasus Dugaan Gratifikasi Mobil Mewah
Kabar terbaru menyebutkan bahwa Anne Ratna Mustika terseret dugaan kasus suap mobil Innova Hybrid. Kasus ini diduga terjadi saat ia masih menjabat sebagai Bupati Purwakarta, sesaat setelah perceraiannya dengan Dedi Mulyadi.
Pada Rabu, 5 Februari 2025, Anne Ratna menjalani pemeriksaan intensif di Kejaksaan Negeri (Kejari) Purwakarta terkait dugaan penerimaan gratifikasi berupa mobil mewah. Kasus dugaan korupsi ini mencuat setelah laporan masyarakat diterima oleh Kejari Purwakarta pada tahun 2023.
Isu gratifikasi ini semakin menguat setelah penyidik menyita satu unit Toyota Innova Hybrid dengan nomor polisi T 1507 CA. Mobil tersebut disinyalir sebagai barang bukti gratifikasi yang melibatkan seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Purwakarta.
Anne Ratna Mustika akhirnya memenuhi panggilan penyidik Kejari setelah sebelumnya sempat absen dengan alasan kesehatan. Ia tiba di Kantor Kejari Purwakarta sekitar pukul 09.00 WIB dan baru meninggalkan lokasi sekitar pukul 19.00 WIB.
Reaksi Publik dan Sikap Anne Ratna
Keadaan yang kini berbalik arah ini tak luput dari perhatian publik. Banyak netizen mengomentari situasi ini, bahkan ada yang menyebut Anne Ratna “kualat” dengan mantan suaminya yang ia tinggalkan di masa sulit.
Meskipun demikian, Anne Ratna tetap memilih untuk tidak menanggapi semua pemberitaan negatif mengenai dirinya. Tahun lalu, ia bahkan secara terbuka mendoakan agar mantan suaminya mendapatkan pengganti yang lebih baik darinya.












